Jakarta – PT Dupoin Futures Indonesia melakukan langkah strategis untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat dengan hadir di ajang Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026. Keikutsertaan perusahaan pialang berjangka ini bertujuan untuk mengenalkan instrumen perdagangan berjangka sebagai salah satu alternatif investasi di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian.
Direktur Utama PT Dupoin Futures Indonesia, Gunawan, menyatakan bahwa pihaknya memanfaatkan momentum PRJ 2026 untuk menjangkau masyarakat luas. Menurutnya, pendekatan yang dilakukan di pameran berskala nasional ini dirancang agar lebih sederhana dan inklusif dibandingkan sosialisasi formal.
Langkah ini diambil karena perdagangan berjangka dinilai masih belum sepopuler instrumen investasi lain seperti saham maupun mata uang kripto. Gunawan menuturkan bahwa selama ini masyarakat lebih familiar dengan instrumen saham dan kripto, sementara perdagangan berjangka belum begitu dikenal oleh khalayak umum.
Oleh karena itu, kehadiran perusahaan di PRJ diharapkan mampu membuka ruang edukasi yang lebih dekat dan mudah dipahami oleh masyarakat dari berbagai lapisan. Gunawan menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen menyederhanakan pemahaman mengenai industri ini agar masyarakat tidak merasa asing dengan mekanisme perdagangan berjangka.
Dalam rangkaian kegiatan di PRJ 2026, Dupoin Futures menyajikan berbagai aktivitas interaktif yang bersifat edukatif. Perusahaan menekankan pentingnya memahami perdagangan berjangka sebagai sarana lindung nilai atau hedging dalam menghadapi fluktuasi ekonomi global.
Selain edukasi langsung, perusahaan juga memperkenalkan dukungan teknologi berupa aplikasi yang dilengkapi fitur analisis dan data pasar secara real time. Fasilitas ini dihadirkan untuk membantu nasabah maupun calon investor dalam memantau pergerakan pasar secara lebih akurat dan mandiri.
Sebelum menyasar pengunjung PRJ, Dupoin Futures telah lebih dulu menjalankan program literasi keuangan di berbagai institusi pendidikan tinggi. Sejumlah kampus yang menjadi target edukasi meliputi Binus Alam Sutera, Universitas Telkom Bandung, Perbanas Surabaya, serta wilayah Yogyakarta dan Solo dengan fokus utama menyasar kalangan mahasiswa.
Dalam setiap kesempatan edukasi, perusahaan selalu menekankan aspek legalitas dan keamanan dana nasabah. Dupoin Futures mengingatkan pentingnya memastikan bahwa setiap pialang berjangka memiliki izin resmi dari regulator.
Selain itu, perusahaan menekankan bahwa dana nasabah wajib ditempatkan pada rekening terpisah atau segregated account yang berada dalam pengawasan ketat regulator. Hal ini menjadi poin krusial untuk memberikan perlindungan serta kepastian bagi masyarakat yang ingin terjun ke industri perdagangan berjangka.
Gunawan menegaskan bahwa upaya edukasi langsung yang konsisten akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan literasi keuangan nasional. Pihaknya optimistis bahwa perluasan pemahaman mengenai berbagai alternatif instrumen investasi yang legal dan teregulasi di Indonesia akan semakin meningkat seiring dengan gencarnya sosialisasi yang dilakukan.







