BeritaEcozone

Transaksi Lintas Batas dengan Mata Uang Lokal Melonjak

81
×

Transaksi Lintas Batas dengan Mata Uang Lokal Melonjak

Sebarkan artikel ini
dolar-makin-ditinggalkan,-penggunaan-mata-uang-lokal-dalam-transaksi-lintas-negara-tumbuh-pesat
dolar makin ditinggalkan, penggunaan mata uang lokal dalam transaksi lintas negara tumbuh pesat

Jakarta – Transaksi lintas batas dengan mata uang lokal (LCT) di Indonesia melonjak 112 persen hingga Juli 2025. Bank Indonesia (BI) mencatat nilai transaksi mencapai 14,1 miliar dolar AS.

Angka ini melampaui nilai transaksi pada periode yang sama tahun lalu yang hanya 6,7 miliar dolar AS.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyatakan lonjakan ini didorong komitmen Indonesia dan negara ASEAN dalam memperluas penggunaan LCT.

“Kinerja LCT mencatatkan transaksi sebesar 14,1 miliar dolar AS atau tumbuh 112 persen dibandingkan 6,7 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Denny, Sabtu (20/9/2025).

Jumlah nasabah LCT juga meningkat signifikan. Rata-rata mencapai 7.568 per bulan pada 2025, naik dari 5.020 per bulan pada 2024.

BI menilai LCT berperan penting dalam menekan risiko volatilitas nilai tukar. Selain itu, juga memperlancar perdagangan, dan mendukung pendalaman pasar keuangan kawasan.

Inisiatif LCT dimulai sejak 2016 dengan Malaysia dan Thailand. Kini, inisiatif ini melibatkan enam negara mitra.

BI meyakini potensi LCT masih besar, terutama untuk transaksi perdagangan bilateral. Hal ini dapat memperkuat ketahanan makroekonomi serta mengurangi kerentanan terhadap gejolak nilai tukar global.