Berita

TNI Bantah Video Helibox Kosong, Pastikan Bantuan Airdrop Tepat Sasaran

60
×

TNI Bantah Video Helibox Kosong, Pastikan Bantuan Airdrop Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
f0307cd655d9100daa34914258a86689.jpg
f0307cd655d9100daa34914258a86689.jpg

Padang – TNI memberikan klarifikasi terkait video viral yang menarasikan bantuan untuk korban bencana di Sumatera berupa kardus kosong. Klarifikasi ini bertujuan meluruskan informasi yang beredar di masyarakat.

TNI Pastikan Prosedur Airdrop Logistik Bencana Sesuai Standar

Letnan Kolonel CBA Supriyanto, Komandan Batalyon Perbekalan Angkutan (Perbekang) 5 ARY, menegaskan bahwa setiap bantuan yang diterjunkan melalui udara (airdrop) telah melalui prosedur baku dan pemeriksaan berlapis.

“Tidak mungkin helibox kosong bisa ikut diterjunkan,” tegas Supriyanto dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/12/2025).

Rongga dalam Helibox Bukan Berarti Kosong

Supriyanto menjelaskan, helibox memiliki tinggi sekitar 73 sentimeter, namun muatan logistik hanya mengisi sekitar 30 sentimeter. Hal ini menyisakan rongga sekitar 35-37 sentimeter yang sering disalahartikan sebagai kardus kosong.

“Batas maksimal berat helibox adalah 5 kilogram. Jika diisi penuh, beratnya bisa mencapai 9 kilogram dan berisiko rusak saat airdrop,” jelasnya. Muatan diikat kuat di bagian dalam helibox.

Empat Lapis Pemeriksaan dalam Proses Airdrop

Supriyanto memaparkan, terdapat empat lapis penyaringan dalam setiap proses airdrop. Mulai dari pemeriksaan oleh tim rigger saat pengepakan, pemeriksaan ulang saat pemuatan ke truk, pengecekan oleh kru pesawat, hingga koordinasi dengan satuan teritorial di darat.

“Kalau helibox kosong, dari filter pertama sudah gugur,” ujarnya.

TNI berharap penjelasan ini dapat meluruskan informasi yang keliru dan memastikan masyarakat memahami bahwa bantuan yang disalurkan telah melalui proses yang cermat dan berlapis.