Tangerang – Rumah duka Captain Andy Dahananto, pilot pesawat ATR 42-500, di Perumahan PWS, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, dipenuhi suasana haru. Jenazah tiba pada Minggu (25/1) sekitar pukul 10.56 WIB.
Peti jenazah almarhum diselimuti bendera Merah Putih. Isak tangis keluarga dan pelayat pecah menyambut kedatangan jenazah.
Kerabat, rekan sejawat, dan warga sekitar hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Rumah duka dipadati pelayat, termasuk perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Tenda hijau didirikan di halaman rumah. Karangan bunga ucapan belasungkawa memenuhi jalan di sekitar rumah duka.
Sesuai permintaan keluarga, jenazah disemayamkan di rumah duka. Pihak keluarga dan perwakilan KKP menyampaikan sambutan.
Franciscus Nasir, Ketua RT 06 Desa Margasari, mengatakan jenazah akan dimakamkan di TPU Ranca Sadang, Desa Sodong, Tigaraksa. Pemakaman direncanakan pada Minggu siang.
Captain Andy adalah salah satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Pegunungan Bulusaraung, Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1). Kecelakaan tersebut menewaskan 10 orang.












