BeritaPolitik

Surati Prabowo, FPI Minta Indonesia Keluar dari Board of Peace

122
×

Surati Prabowo, FPI Minta Indonesia Keluar dari Board of Peace

Sebarkan artikel ini
surati-prabowo,-fpi-minta-indonesia-keluar-dari-board-of-peace
surati prabowo, fpi minta indonesia keluar dari board of peace

Jakarta – DPP Front Persaudaraan Islam (FPI) menyurati Presiden Prabowo Subianto. Mereka meminta Indonesia keluar dari Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.

Permintaan itu disampaikan Sekretaris Majelis Syuro DPP FPI, Habib Hanif Alatas.

Hal itu diungkapkan usai menghadiri silaturahmi dan buka puasa bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2026).

Hanif mewakili Habib Rizieq Shihab yang berhalangan hadir. “Saya diutus untuk hadir mewakili beliau,” kata Hanif.

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo menjelaskan kondisi geopolitik dan tujuan Indonesia masuk BoP.

Hanif mengaku belum sempat berbicara langsung dengan Prabowo.

Namun, surat permohonan keluar dari BoP sudah dititipkan. “Kami tetap meminta supaya Republik Indonesia menarik diri dari Board of Peace,” tuturnya.

Alasan permintaan itu, karena FPI tidak percaya dengan Amerika Serikat (AS) selaku penggagas BoP.

“Kita percaya iktikad baik Presiden Republik Indonesia, tapi kita nggak percaya Amerika. Kita nggak percaya sama Israel,” ucapnya.

“Kami sudah sampaikan surat titipkan melalui salah satu menteri beliau, dan kita sudah sampaikan ke Presiden tetap kita minta supaya Republik Indonesia menarik diri dari BOP.”

“Bukan karena tidak percaya sama Presiden, bukan, tapi kami tidak percaya Amerikanya, tidak percaya dengan Israelnya.”

FPI juga menyampaikan amanat Habib Rizieq ke Presiden Prabowo atas wafatnya Ali Khamenei.