Sukabumi – Banjir bandang menerjang Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (27/10), mengakibatkan 1.500 jiwa dari 500 kepala keluarga terdampak. Luapan Sungai Cisolok menjadi penyebab utama bencana ini.
Banjir juga merusak fasilitas umum dan menghanyutkan belasan sepeda motor. Akses jalan dan jembatan yang menghubungkan Desa Cisolok dan Desa Cikahuripan dilaporkan terputus.
Kepala Desa Cikahuripan, Heri Suryana, mengatakan banjir mulai melanda sekitar pukul 15.30 WIB dan mencapai puncaknya pada pukul 16.00 WIB. “Kami perkirakan 500 rumah terendam di empat RW,” ujarnya.
Banyak rumah warga mengalami kerusakan berat. Pihaknya akan mengecek kondisi rumah terdampak di RW 01, RW 02, dan RW 03. Bahkan, kantor desa pun ikut jebol diterjang air.
Camat Cisolok, Okih Fazri Assidiq, menyatakan warga terdampak telah dievakuasi ke rumah kerabat, tetangga, dan sarana ibadah. “Kondisi arus dan intensitas air cukup tinggi. Masyarakat terdampak sudah kita evakuasi,” katanya.
Selain banjir, longsor juga terjadi di Desa Sukarame, banjir di Kampung Cigoler, serta kerusakan rumah di Desa Karangpapak dan Desa Wangunsari.
Pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan BPBD, Dinas Sosial, dan Basarnas Pos SAR Sukabumi untuk penanganan darurat. “Kebutuhan mendesak saat ini adalah logistik untuk dapur umum dan pakaian layak pakai,” jelas Okih.
Tim gabungan akan terus memantau kondisi terkini dan memastikan tidak ada korban yang terjebak.
Okih mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena potensi hujan dengan intensitas tinggi masih ada.







