Berita

Sugiono Kecam Serangan Israel, Lindungi Pasukan Perdamaian, Hubungi Menlu Lebanon!

74
×

Sugiono Kecam Serangan Israel, Lindungi Pasukan Perdamaian, Hubungi Menlu Lebanon!

Sebarkan artikel ini
prajurit-tni-gugur-akibat-serangan-israel,-sugiono-sampaikan-keprihatinan-ke-menlu-lebanon
prajurit tni gugur akibat serangan israel, sugiono sampaikan keprihatinan ke menlu lebanon

Jakarta – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono telah berbicara dengan Menlu Lebanon Youssef Raggi pada Senin (30/3/2026).

Pembicaraan ini terkait serangan Israel di Lebanon yang menewaskan seorang prajurit TNI.

Sugiono menyampaikan duka mendalam atas kejadian tersebut.

“Saya telah melakukan percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri dan Imigran Lebanon Youssef Raggi untuk menyampaikan keprihatinan mendalam Indonesia menyusul insiden baru-baru ini, termasuk serangan di Lebanon selatan yang mengakibatkan gugurnya pasukan penjaga perdamaian UNIFIL Indonesia,” tulis Sugiono di akun X resminya.

Sugiono juga mengutuk keras serangan tersebut.

Ia menekankan keselamatan pasukan penjaga perdamaian PBB harus dihormati sesuai hukum internasional.

Sugiono dan Raggi sepakat menjaga koordinasi erat dan menindaklanjuti langkah-langkah yang diperlukan.

Mereka juga akan mendukung upaya meredakan ketegangan dan menjaga stabilitas regional.

Prajurit TNI yang gugur adalah Praka Farizal Rhomadhon, bagian dari Pasukan Perdamaian PBB (UNIFIL).

Praka Farizal tewas akibat serangan udara Israel ke wilayah Adchit al-Qusayr, Lebanon Selatan, pada Ahad (29/3/2026) malam.

Tiga prajurit TNI lainnya terluka: Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan.

UNIFIL sedang menyelidiki penyerangan ini.

Israel mulai menggempur Lebanon pada 2 Maret 2026.

Agresi dimulai setelah Hizbullah menembakkan roket ke Israel sebagai dukungan kepada Iran dan respons atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei.

Israel terus membombardir Lebanon, termasuk Beirut.

Situasi di Timur Tengah memanas akibat agresi AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari, yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei.