Ecozone

Steel Pipe Industry Bagikan Dividen Rp20 Per Saham dari Laba 2025

37
×

Steel Pipe Industry Bagikan Dividen Rp20 Per Saham dari Laba 2025

Sebarkan artikel ini
b8ecc14892058ae600cf87fd37ff3d3e.jpg
b8ecc14892058ae600cf87fd37ff3d3e.jpg

Jakarta – PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 20 per saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada Senin (8/6/2026). Nilai pembagian dividen ini tercatat sebagai yang tertinggi dalam sejarah operasional perusahaan sejak melantai di bursa.

Berdasarkan perhitungan nilai dividen tersebut, perusahaan memberikan dividend yield sekitar 5 persen dengan asumsi harga saham berada di level Rp 400 per lembar. Sementara itu, payout ratio yang dialokasikan mencapai 26 persen dari total laba bersih yang diraih perseroan sepanjang tahun 2025. Manajemen menargetkan proses pembayaran dividen kepada para pemegang saham yang terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) akan dieksekusi pada awal Juli 2026.

Chief Strategy and Business Development Officer sekaligus Corporate Secretary & Investor Relations ISSP, Johanes W. Edward, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk apresiasi nyata perusahaan terhadap pemegang saham. Ia menegaskan bahwa kendati memberikan imbal hasil yang signifikan, perseroan tetap memegang teguh prinsip disiplin keuangan sebagai prioritas utama dalam operasional bisnis.

“Dividen tertinggi ini merupakan bentuk apresiasi kepada pemegang saham atas kepercayaan yang terus diberikan kepada ISSP. Pada saat yang sama, kami tetap menempatkan disiplin keuangan sebagai prioritas,” ungkap Johanes dalam keterangan resmi, Senin (8/6/2026).

Menurut Johanes, penetapan besaran dividen tidak dilakukan secara serampangan. Perusahaan telah melakukan kajian mendalam dengan mempertimbangkan berbagai faktor internal dan eksternal. Beberapa variabel utama yang menjadi acuan meliputi kinerja keuangan sepanjang tahun 2025, posisi arus kas, kebutuhan modal kerja, hingga rencana belanja modal (capital expenditure) di masa mendatang. Selain itu, kondisi ekonomi domestik maupun global turut menjadi perhitungan strategis perusahaan.

Manajemen ISSP juga memantau ketat arah kebijakan moneter, fluktuasi nilai tukar rupiah, biaya pendanaan, serta likuiditas pasar keuangan sebagai persiapan menjelang periode pembayaran dividen tersebut. Strategi ini diambil untuk menjaga stabilitas neraca keuangan perusahaan di tengah dinamika pasar.

Di sisi operasional, ISSP mencatatkan pendapatan sebesar Rp 1,2 triliun pada kuartal pertama tahun 2026. Perolehan tersebut dicapai di tengah tantangan volatilitas harga baja global serta perubahan pola permintaan di pasar domestik. Meskipun beban operasional, khususnya pada sektor logistik dan distribusi, menunjukkan peningkatan, perusahaan tetap mampu menjaga kesehatan finansial dengan membukukan arus kas operasi positif sebesar Rp 250,8 miliar.

Johanes menambahkan bahwa hingga Mei 2026, pertumbuhan volume penjualan dan perolehan laba perseroan masih berjalan sesuai dengan target internal yang telah ditetapkan. Capaian ini menjadi landasan bagi perusahaan untuk terus melanjutkan agenda ekspansi bisnis. Fokus pengembangan ke depan mencakup diversifikasi produk bernilai tambah serta peningkatan kapasitas produksi melalui operasional Unit 7 yang saat ini tengah digenjot oleh perseroan.

dc9f0f1444e78a773b978b6df50a6824.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bangkit tajam pada perdagangan Selasa (9/6/2026) setelah mengalami tekanan berat selama empat hari perdagangan berturut-turut. Penguatan signifikan ini menjadi sinyal pemulihan pasar, meski aksi jual investor asing masih membayangi. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG ditutup melonjak 7,57% atau naik 404 poin ke level 5.746,64. Baca Juga: Asing Net Sell Jumbo Rp…

159b4b46f901e7419491e41d3bd9f2d4.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kenaikan tajam 7,57% ke level 5.746,64 pada perdagangan Selasa (9/6/2026), menjadi angin segar setelah mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir. Analis pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menilai penguatan ini tidak hanya dipicu oleh sentimen domestik, tetapi juga faktor global. Menurut dia, wacana buyback saham BUMN yang bergulir dari…

8c7c29b2de874dd52844fa8662b2f692.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (9/6/2026), Penguatan mata uang Garuda ini dipicu oleh respons positif pelaku pasar terhadap keputusan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50%. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup di level Rp 18.058 per dolar AS atau menguat 0,72% dibandingkan…

f9eaf2d647536a069b5ebef704a0d1fb.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) diperkirakan masih akan positif hingga akhir tahun 2026. Dalam RUPST 2025, DSNG memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp 498 miliar atau Rp 47 per saham dari buku tahun 2025. Sebagai gambaran, laba bersih DSNG melonjak 60,2% menjadi Rp 1,8 triliun pada 2025. Dari sisi pendapatan, DSNG mencatatkan penerimaan sebesar Rp 12,3 triliun pada tahun 2025, naik 21,7% secara…

b6f0ccab638065a9d5a515b5b44482fa.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Emiten produsen minyak dan gas (migas) yang terafiliasi dengan Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), mampu membukukan kinerja keuangan cemerlang pada tiga bulan pertama 2026. ENRG meraih pertumbuhan penjualan bersih 17% year on year (yoy) menjadi US$ 136,94 juta pada kuartal I-2026, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni US$ 117,05 juta. EBITDA ENRG juga meningkat 29% yoy menjadi US$ 94,02 juta…