Berita

Siklon Tropis Jenna Picu Gelombang Tinggi, Beberapa Wilayah Banten Terdampak

86
×

Siklon Tropis Jenna Picu Gelombang Tinggi, Beberapa Wilayah Banten Terdampak

Sebarkan artikel ini
30948cb8d00326ce401a72531a5acb14.jpg
30948cb8d00326ce401a72531a5acb14.jpg

Fenesia – Siklon Tropis Jenna terbentuk dari bibit siklon tropis 91S dan berpotensi picu gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa pelayaran, untuk waspada.

Siklon Jenna, yang sebelumnya terdeteksi sebagai bibit siklon tropis 91S, mulai terbentuk sejak Senin (5/1/2026) pukul 13.00 WIB. Posisi siklon saat ini berada di Samudra Hindia bagian barat daya Banten.

“Siklon Tropis Jenna terbentuk dari Bibit Siklon Tropis 91S yang pertama kali teridentifikasi pada Sabtu (3/1/2026) pukul 01.00 WIB,” jelas Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, Selasa (6/1/2026).

Kecepatan angin maksimum Siklon Tropis Jenna mencapai 50 knot atau sekitar 100 kilometer per jam, dengan tekanan udara minimum 990 hPa.

Meskipun berpotensi menguat hingga kategori 3, siklon ini diprakirakan bergerak ke arah barat daya dan menjauhi wilayah Indonesia dalam 24 jam ke depan.

BMKG menyebutkan, dampak tidak langsung Siklon Tropis Jenna berupa potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Indonesia.

Berikut wilayah yang berpotensi mengalami gelombang dengan kategori sedang (1,25-2,5 meter):

* Perairan barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung
* Selat Sunda bagian selatan
* Perairan selatan Pulau Jawa
* Samudra Hindia barat Pulau Sumatera
* Samudra Hindia selatan Pulau Jawa

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini dari BMKG demi keselamatan. Kondisi laut yang tidak stabil dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi kapal berukuran kecil dan perahu nelayan.