Berita

Semen Padang dan Polda Sumbar Jalin Sinergi Amankan Wilayah

94
×

Semen Padang dan Polda Sumbar Jalin Sinergi Amankan Wilayah

Sebarkan artikel ini
apel-gabungan,-semen-padang-dan-polda-sumbar-tingkatkan-sinergi-pengamanan
apel gabungan, semen padang dan polda sumbar tingkatkan sinergi pengamanan

Padang – PT Semen Padang dan Polda Sumatera Barat (Sumbar) memperkuat sinergi pengamanan objek vital nasional (Obvitnas) melalui apel gabungan Satuan Pengamanan (Satpam). Apel berlangsung di Plaza Semen Padang, Kamis (14/8/2025).

Sebanyak 298 personel gabungan, terdiri dari Satpam PT Semen Padang dan Bantuan Kendali Operasi (BKO) Polri, terlibat dalam apel tersebut.

Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Sumbar, Kombes Pol Yessi Kurniati, memimpin langsung jalannya apel.

Kombes Pol Yessi Kurniati menegaskan pentingnya kolaborasi antara Ditpamobvit Polda Sumbar dan Satpam PT Semen Padang.

“Kehadiran kami di sini adalah wujud dukungan nyata. PT Semen Padang harus dijaga secara optimal,” tegasnya.

Keamanan yang terjaga, lanjutnya, akan menjamin kontribusi perusahaan terhadap pembangunan nasional berjalan tanpa hambatan.

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyambut baik dukungan dari Polda Sumbar.

“Kehadiran Ibu Dirpamobvit menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga keamanan,” ujarnya.

Win juga mengapresiasi peran Satpam dalam menjaga keamanan di berbagai lokasi operasional perusahaan.

Ia mengajak seluruh personel untuk memperkuat koordinasi, menjalankan protokol keamanan, dan mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP).

Apel gabungan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan lingkungan kerja yang aman dan mendukung peran perusahaan sebagai penopang utama pembangunan infrastruktur nasional, termasuk agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

028c229beb585d596e28ad5d94d747b3.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Kekalahan Brasil 1-2 dari Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 memicu gelombang kritik kepada Carlo Ancelotti, terutama terkait strategi permainan dan sejumlah keputusan krusialnya. Ancelotti disalahkan karena menunjuk Bruno Guimaraes sebagai eksekutor penalti serta perubahan taktik yang dinilai membuat Brasil kehilangan kendali permainan. Neymar yang masuk sebagai pemain pengganti juga ikut menjadi sasaran cibiran di…