Padang – Kabar gembira untuk dunia pendidikan Sumatera Barat, program Sekolah Rakyat diperluas ke Kabupaten Lima Puluh Kota.
Dengan penambahan ini, Sumatera Barat kini memiliki tiga lokasi Sekolah Rakyat. Sebelumnya, program serupa telah berjalan di Solok dan Dharmasraya.
Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menyambut baik keputusan pemerintah pusat tersebut.
“Sumatera Barat mendapat tambahan satu lokasi pembangunan Sekolah Rakyat,” ujar Vasko usai bertemu dengan Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR di Jakarta, Selasa (11/11/2025).
Vasko menyebut, penambahan lokasi Sekolah Rakyat akan meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak kurang mampu di Sumatera Barat.
Bupati Lima Puluh Kota, Safni, juga menyatakan dukungannya terhadap program ini.
Menurutnya, Sekolah Rakyat akan membuka kesempatan belajar seluas-luasnya bagi anak-anak yang membutuhkan.
Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah pusat yang berfokus pada pendidikan anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.
Program ini menyediakan pendidikan gratis dari SD hingga SMA dengan sistem asrama penuh.
Setiap unit Sekolah Rakyat membutuhkan anggaran sekitar Rp200 miliar.
Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan sarana belajar, asrama, dan fasilitas pendukung lainnya.
Vasko menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat untuk mempercepat realisasi program ini.







