Jakarta – Samsung resmi meluncurkan Galaxy Z Fold 8 dengan desain yang lebih lebar dan ringkas untuk meningkatkan kenyamanan konsumsi konten multimedia.
Perangkat ini membawa perubahan dimensi yang lebih pendek dan lebar dibandingkan generasi sebelumnya.
Desain baru tersebut menghasilkan rasio layar mendekati 4:3 saat dibentangkan, menyerupai proporsi sebuah tablet mini.
Samsung menempatkan Galaxy Z Fold 8 sebagai varian baru yang berbeda dari pendahulunya, Galaxy Z Fold 8 Ultra.
Perubahan bentuk ini diklaim membuat layar utama jauh lebih ergonomis untuk membaca, menonton video, maupun mengelola dokumen.
MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, menyebut banyak pengguna kini memanfaatkan layar dalam ponsel lipat tidak hanya untuk produktivitas, melainkan juga hiburan.
Menurut Ilham, pengalaman menikmati konten akan terasa lebih maksimal melalui layar yang lebih lebar.
“Banyak pengguna fold menggunakan layar dalam untuk konsumsi media. Ada kenikmatan berbeda jika menggunakan layar dengan form factor yang lebih lebar,” ujar Ilham dalam sesi hands-on di Jakarta, Kamis (23/7).
Ia menambahkan, perangkat ini menyasar konsumen yang mengutamakan portabilitas tinggi sekaligus fleksibilitas layar luas.
Layar depan berukuran 5,5 inci dengan rasio 15:10 dirancang ideal untuk aktivitas berselancar di media sosial.
Sementara itu, layar utama 7,6 inci dengan rasio 4:3 memberikan pengalaman visual yang lebih imersif bagi pengguna.
Spesifikasi teknis Galaxy Z Fold 8 meliputi layar Dynamic AMOLED 2X, prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, serta baterai berkapasitas 4.800 mAh.
Ponsel ini mengusung bobot 201 gram dengan konfigurasi kamera utama 10 MP, ultrawide 50 MP, dan lensa depan 10 MP.
Berikut daftar harga Galaxy Z Fold 8 di Indonesia:
Varian 12/256 GB: Rp28,499 juta
Varian 12/512 GB: Rp32,499 juta
Varian 16 GB/1 TB: Rp40,499 juta






