Jakarta – Aktris asal Kupang, Sallum Ratu Ke, mengambil peran utama sebagai karakter Ella dalam film horor-aksi Tumbal Darah garapan sutradara Charles Gozali. Film ini menjadi proyek keduanya setelah sebelumnya sukses membintangi Women from Rote Island (2023) karya Jeremias Nyangoen. Ia membagikan kisahnya tentang awal keterlibatan dalam produksi ini.
Produksi Tumbal Darah digarap oleh MAGMA Entertainment, bekerja sama dengan berbagai rumah produksi seperti Wahana Kreator, Sinemaku Pictures, Virtuelines Entertainment, Caravan Studio, Dunia Mencekam Studios, VMS Studio, PK Films, dan Samara Group. Film ini mengisahkan tentang Ella dan Jefri (diperankan oleh Marthino Lio), pasangan miskin dari Indonesia Timur yang berjuang di Jakarta.
Sallum mengungkapkan bahwa karakter Ella dalam Tumbal Darah sangat berbeda dengan peran Bertha di film sebelumnya, Women from Rote Island. Perbedaan ini awalnya menimbulkan keraguan baginya saat menerima tawaran. Ia tidak menyangka akan terjun ke dunia film karena saat itu masih berstatus mahasiswa di Kupang.
“Aku tak menyangka karena posisiku masih di Kupang dan berkuliah, kiranya setelah kuliah ya jadi diplomat atau pengacara. Tidak berpikir untuk memulai karier di film,” ujarnya di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, pada Kamis, 16 Oktober 2025.
Lantaran masih menetap di Kupang, Sallum mengikuti proses casting online untuk karakter Ella. “Saat dibilang bisa casting online, di situ aku merasa mungkin Tuhan punya jalan buatku di industri film. Aku casting dan sangat berharap untuk bisa mendapatkan karakter Ella, akhirnya lolos,” tuturnya penuh syukur.
Setelah dinyatakan lolos, Sallum sempat bingung mengenai keberangkatannya ke Jakarta. Namun, MAGMA Entertainment memastikan semua akomodasi. Ia mengaku tak pernah membayangkan akan terlibat dalam produksi rumah film yang sebelumnya telah menghasilkan karya-karya besar seperti Qodrat dan Pemukiman Setan yang pernah ditontonnya.
Rekam jejak MAGMA Entertainment membuat Sallum sempat meragukan kemampuannya memerankan Ella. “Selama satu minggu itu aku hanya bergumul bagaimana caranya bisa menunjukkan diri layak ada di sini. Jadi pada saat proses awal yang dilawan malah diri sendiri dulu sebelum masuk ke urusan Ella,” jelasnya.
Namun, setibanya di Jakarta, Sallum mendapatkan dukungan penuh dari tim produksi, terutama mereka yang juga berasal dari Kupang. Proses pembacaan naskah semakin memantapkan keyakinannya akan penerimaan tim. Ia menambahkan, MAGMA Entertainment bahkan terus memberikan dukungan pasca-syuting dengan mencarikan manajer untuknya.
Film Tumbal Darah sendiri mengisahkan tentang Ella, istri Jefri, yang sedang hamil tua anak kedua. Setelah kehilangan anak pertama mereka, Aly, dalam sebuah insiden, pasangan ini sangat menantikan kelahiran bayi laki-laki yang telah mereka beri nama Kai.
Kesulitan muncul ketika Ella, yang harus menjalani operasi karena kondisi bayinya sungsang, mengalami kecelakaan serius. Satu-satunya fasilitas kesehatan yang mau menerimanya adalah sebuah klinik bersalin misterius, yang dikelola oleh pasangan dokter.
Tanpa sepengetahuan Jefri dan Ella, perawat Iwan (Donny Alamsyah) dan Sandra (Agla Artalidia), bersama asisten mereka, Bakar (Aksara Dena), ternyata menumbalkan janin-janin aborsi untuk dua iblis kembar yang selalu haus darah. Jefri dan Ella kini harus berjuang mati-matian untuk menyelamatkan diri dan bayi Kai dari amukan iblis serta kekejaman Iwan, Sandra, dan Bakar dalam sebuah malam yang penuh teror.







