Jakarta – Polemik dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi kembali mencuat. Roy Suryo menegaskan dirinya tak akan mundur dari tudingannya.

Hal ini disampaikan Roy menanggapi langkah ahli digital forensik Rismon yang mengajukan restorative justice (RJ) dalam kasus yang sama.

Roy bahkan menyebut keyakinannya soal ijazah palsu Jokowi hampir mutlak.

“Kami mengatakan kita tidak mundur 0,1 persen pun. Kenapa 0,1 persen? Ya itu sisanya dari 99,9 persen Itu 0,1 persen. Ya, jadi kita tidak mundur,” ujarnya di Polda Metro Jaya, Kamis, 12 Maret 2026.

Meski begitu, Roy mengaku tak mempermasalahkan langkah Rismon. Ia memilih mendoakan rekannya itu.

“Saya mendoakan, semoga sahabat kita, Rismon Hasiholan Sianipar itu diberikan hidayah oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Diberikan pencerahan. Diberikan hal yang terbaik untuk dia, perlindungan juga kepada dia,” kata Roy.

Soal kemungkinan menempuh jalur RJ seperti Rismon, Roy belum memberi kepastian. Ia masih konsultasi dengan kuasa hukumnya.

“Saya terus terang harus meminta advise dari para kuasa hukum. Tapi kalau dalam main kartu itu kadang-kadang Jack kalah dengan Queen, kalah dengan King, tapi yang paling menang As. Saya ikuti apa saran terbaik dari kuasa hukum kami,” ujar Roy.

Sebelumnya, Rismon mengajukan permohonan restorative justice terkait kasus dugaan ijazah palsu Jokowi.

Hal ini dibenarkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Iman Imanuddin. Surat diajukan pekan lalu.

“Minggu lalu menyampaikan permohonan restorartive justice,” kata dia, Rabu, 11 Maret 2026.

Iman menambahkan, Rismon mendatangi Polda Metro Jaya dengan pengacaranya. Guna mempertanyakan kelanjutan RJ yang diajukannya.

Langkah serupa sebelumnya dilakukan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.

“RHS (Rismon) bersama pengacaranya hari ini mempertanyakan surat yang pernah diajukan,” kata dia.

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *