Berita

Richard Lee dan Dokter Detektif Berseteru, Ini Duduk Perkaranya!

193
×

Richard Lee dan Dokter Detektif Berseteru, Ini Duduk Perkaranya!

Sebarkan artikel ini
f01203f29eddef0cc18ef4e00af8b9c6.jpg
f01203f29eddef0cc18ef4e00af8b9c6.jpg

Jakarta – Perseteruan antara dokter kecantikan Richard Lee dan dr. Samira Farahnaz, yang dikenal sebagai Dokter Detektif (Doktif), memasuki babak baru yang lebih serius. Keduanya kini berstatus tersangka dalam kasus saling lapor.

Konflik bermula dari ulasan produk kecantikan di media sosial.

Polda Metro Jaya menetapkan Richard Lee sebagai tersangka atas dugaan pelanggaran UU Kesehatan dan Perlindungan Konsumen, sementara Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan Doktif sebagai tersangka pencemaran nama baik.

Richard Lee Jadi Tersangka, Diduga Langgar UU Kesehatan

Penetapan tersangka Richard Lee merupakan tindak lanjut laporan Doktif terkait dugaan praktik ilegal dan penjualan produk yang tidak sesuai aturan. Laporan tersebut terdaftar dengan Nomor: LP/B/7317/XII/2024/SPKT/Polda Metro Jaya.

Doktif menuding adanya ketidaksesuaian kandungan, dugaan pengemasan ulang ilegal, hingga sterilitas produk injeksi DNA Salmon yang diragukan pada produk klinik kecantikan Athena milik Richard Lee.

Richard Lee dijerat Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) UU Kesehatan dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara, serta Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) dan/atau Pasal 9 ayat (1) UU Perlindungan Konsumen.

Doktif Tersangka Pencemaran Nama Baik

Richard Lee melaporkan Doktif ke Polres Metro Jakarta Selatan. Doktif dinilai menyebarkan informasi bohong yang merugikan nama baik Richard Lee melalui media sosial.

Laporan Richard Lee tercatat dengan Nomor: LP/B/779/III/2025/SPKT/Polres Metro Jaksel. Richard Lee tidak terima dengan konten Doktif yang menyebut kliniknya beroperasi ilegal dan ia tidak memiliki Surat Izin Praktik (SIP).

Doktif dijerat Pasal 27A UU ITE tentang pencemaran nama baik. Meski tersangka, Doktif tidak ditahan karena ancaman hukumannya di bawah lima tahun, namun dikenakan wajib lapor.

Awal Mula Perseteruan

Konflik bermula akhir 2024 ketika Doktif muncul di TikTok dengan konten menguji laboratorium produk skincare, termasuk produk Richard Lee.

Doktif secara terbuka menyebut beberapa produk Richard Lee melakukan penipuan kandungan dan tidak sesuai label kemasan. Richard Lee merasa tuduhan itu adalah serangan personal.

Richard Lee membalas dengan menantang validitas uji lab Doktif dan menuding balik Doktif menyebarkan hoaks mengenai legalitas kliniknya. Kedua dokter memilih jalur hukum untuk menyelesaikan sengketa.

Pihak kepolisian masih mengupayakan mediasi, namun proses hukum tetap berjalan.