Berita

Rahmat Saleh Salurkan Alsintan, Tingkatkan Pertanian Sumbar

109
×

Rahmat Saleh Salurkan Alsintan, Tingkatkan Pertanian Sumbar

Sebarkan artikel ini
wujudkan-sumbar-cerdas-bertani,-rahmat-saleh-salurkan-alsintan
wujudkan sumbar cerdas bertani, rahmat saleh salurkan alsintan

Tanah Datar – Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa hand tractor kepada Kelompok Tani Melati di Nagari Bungo Tanjuang, Batipuh, Tanah Datar, Senin (4/8/2025).

Bantuan ini diharapkan meningkatkan efisiensi pengolahan lahan pertanian.

Rahmat Saleh menyebut, bantuan ini merupakan realisasi aspirasi masyarakat yang disalurkan melalui Komisi IV DPR RI.

Komisi ini membidangi sektor pertanian, pangan, kelautan, perikanan, dan kehutanan.

“Dengan alat ini, proses pengolahan tanah bisa lebih cepat dan efisien,” ujar Rahmat.

Rahmat menambahkan, bantuan ini sejalan dengan program “Sumbar Cerdas Bertani” yang bertujuan memodernisasi sektor pertanian.

Kelompok Tani Melati terpilih sebagai penerima bantuan setelah melalui proses verifikasi dan seleksi ketat.

Kriteria pemilihan meliputi keaktifan anggota, luas lahan, dan kebutuhan akan alsintan.

Rahmat menekankan, bantuan alsintan ini bukan solusi tunggal.

“Semua harus dibarengi dengan manajemen yang baik, jadi manfaatnya akan panjang,” katanya.

Ia mengajak kelompok tani lain di Sumatera Barat untuk aktif menyampaikan kebutuhan melalui saluran aspirasi.

Hal ini agar program serupa dapat berlanjut dan menyasar kelompok yang membutuhkan.

Program alsintan ini akan terus dilanjutkan dengan penyesuaian pada alokasi anggaran dan skala kebutuhan masyarakat.

Rahmat menekankan pentingnya kesinambungan antara bantuan fisik dan penguatan kelembagaan tani agar hasil yang dicapai tidak hanya bersifat jangka pendek.

028c229beb585d596e28ad5d94d747b3.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Kekalahan Brasil 1-2 dari Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 memicu gelombang kritik kepada Carlo Ancelotti, terutama terkait strategi permainan dan sejumlah keputusan krusialnya. Ancelotti disalahkan karena menunjuk Bruno Guimaraes sebagai eksekutor penalti serta perubahan taktik yang dinilai membuat Brasil kehilangan kendali permainan. Neymar yang masuk sebagai pemain pengganti juga ikut menjadi sasaran cibiran di…