Tangerang – Seorang pramugolf atau caddy berinisial RA (26) menjadi korban penganiayaan di kawasan Lapangan Golf Modernland, Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten. Korban saat ini harus menjalani perawatan intensif di RSUD Kabupaten Tangerang akibat luka serius pada bagian kepala dan wajah yang diduga dilakukan oleh seorang pria berinisial FF.
Kasus penganiayaan ini mencuat ke publik setelah rekaman video peristiwa tersebut viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat RA dan terduga pelaku terlibat cekcok sesaat setelah bermain golf pada Selasa (23/6) malam.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pertengkaran itu bermula ketika keduanya sedang berada di dalam mobil golf. Terduga pelaku yang diduga tersulut emosi kemudian menarik korban dan melakukan tindak kekerasan. Bahkan, dalam rekaman tersebut, pelaku diduga sempat menginjak leher korban.
Hasil visum sementara menunjukkan adanya luka robek pada bagian kepala korban. Selain itu, ditemukan pula luka lebam pada kening, pipi, dan bibir sebagai akibat dari kekerasan fisik yang dialami.
Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Heries, membenarkan adanya laporan mengenai dugaan penganiayaan tersebut. Pihaknya kini tengah melakukan serangkaian proses penyelidikan terkait insiden itu.
“Menanggapi informasi yang beredar terkait dugaan penganiayaan terhadap caddy golf, kami membenarkan bahwa perkara tersebut masih dalam proses penyelidikan,” kata Heries, Jumat (26/6).
Ia menambahkan, saat ini Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota tengah berupaya mengumpulkan keterangan saksi serta alat bukti. Hal ini dilakukan guna mendalami seluruh rangkaian peristiwa agar kasus tersebut dapat diungkap secara tuntas.
“Memeriksa korban dan saksi, melakukan visum, memeriksa barang bukti, serta mendalami rekaman CCTV. Motif pelaku masih didalami. Korban RA masih menjalani perawatan medis, sedangkan terduga pelaku FF masih dalam penyelidikan,” tuturnya.
Meskipun kepolisian menduga insiden ini dipicu oleh persoalan pribadi antara kedua belah pihak, penyidik masih terus mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian. Sementara itu, pihak manajemen Kawasan Lapangan Golf Modernland hingga saat ini belum memberikan tanggapan maupun konfirmasi terkait insiden tersebut.








