Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada sejumlah prajurit TNI. Mereka adalah para atlet peraih medali emas di SEA Games 2025, Thailand.
Kebijakan ini merupakan bentuk apresiasi negara terhadap dedikasi para atlet. Mereka dinilai telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Peneliti Senior Citra Institute, Efriza, menilai keputusan ini menunjukkan perhatian serius presiden. Terutama terhadap masa depan dan kesejahteraan atlet.
“Presiden Prabowo sudah tepat memberikan penghargaan terbaik bagi atlet berprestasi,” ujarnya.
Menurutnya, hal ini menunjukkan perhatian serius presiden terhadap nasib atlet. Serta sikap pemerintah yang menghargai capaian luar biasa mereka.
Salah satu penerima KPLB adalah lifter TNI Rizki Juniansyah. Ia meraih medali emas dan memecahkan rekor dunia kelas 79 kg putra.
Rizki mencatatkan angkatan clean and jerk 205 kg serta total angkatan 365 kg. Atas prestasi tersebut, Rizki mendapat kenaikan pangkat dua tingkat sekaligus. Dari Letnan Dua (Letda) menjadi Kapten.
Selain Rizki, atlet Taekwondo Muhammad Alfi Kusuma juga naik pangkat. Ia naik dari Letda menjadi Letnan Satu (Lettu).
Sebanyak 37 prajurit TNI lainnya juga memperoleh penghargaan. Mereka mendapatkan prioritas pendidikan di Sekolah Perwira dan Sekolah Bintara.
Menurut Efriza, pemberian KPLB merupakan bentuk apresiasi simbolik yang kuat. Meski berada di luar kelaziman sistem kepangkatan militer reguler.
“Kenaikan pangkat ini didasari karena Rizki telah mengangkat kehormatan Indonesia di tingkat dunia,” jelasnya.
“Praktik ini merupakan pengecualian yang dimaksudkan sebagai bentuk penghargaan dan dorongan moral bagi atlet lainnya,” imbuhnya.
Ia menambahkan, kebijakan ini sejalan dengan prinsip internal TNI. Yaitu konsisten menerapkan sistem reward and punishment bagi prajurit.
“Saya mendukung penuh sikap Presiden Prabowo. Ini menjadi angin segar bagi masa depan atlet Indonesia,” tegasnya.
“Serta menunjukkan kepedulian negara terhadap mereka yang berprestasi,” pungkasnya.
Dalam seremoni di Istana Negara, Presiden Prabowo didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Mereka menyerahkan penghargaan kepada para atlet.
Agus memastikan institusinya akan terus mendukung prajurit. Terutama yang memberikan kontribusi positif bagi bangsa melalui jalur olahraga.







