FeedSport

Prabowo Ungkap Mimpi Dulu: Ingin Bela Indonesia di Kancah Olahraga

112
×

Prabowo Ungkap Mimpi Dulu: Ingin Bela Indonesia di Kancah Olahraga

Sebarkan artikel ini
311c5262aa737df8d398acd834a3cade.jpg
311c5262aa737df8d398acd834a3cade.jpg

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melepas secara resmi kontingen Indonesia yang akan berlaga di SEA Games Thailand 2025 dari Istana Merdeka, Jumat, 5 Desember 2025. Dalam kesempatan itu, Prabowo tidak hanya memberikan suntikan motivasi mendalam, tetapi juga menjanjikan bonus sebesar Rp 1 miliar bagi setiap atlet yang berhasil meraih medali emas. Ia menekankan para atlet untuk membawa pulang kehormatan bagi bangsa.

Di hadapan 1021 atlet yang akan bertanding di 48 cabang olahraga, Prabowo mengungkapkan bahwa ia pernah bermimpi mewakili Indonesia di ajang olahraga internasional semasa muda. Namun, harapan itu tidak pernah terwujud baginya.

“Ini adalah ajang membela kehormatan seluruh bangsa Indonesia, kau adalah wakil-wakil hampir 300 juta anak Indonesia,” tegas Prabowo. Ia mendesak para atlet untuk mengerahkan segenap tenaga dan memberikan performa terbaik, serta berharap lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dapat berkumandang dan dihormati oleh bangsa lain.

Prabowo juga menyinggung kondisi bangsa yang saat ini sedang menghadapi musibah. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa tantangan tersebut tidak boleh menyurutkan semangat juang. Indonesia adalah bangsa yang kuat, tabah, dan tidak mudah menyerah.

Pemerintah, lanjutnya, akan terus berupaya menangani masyarakat yang terdampak bencana. Namun, para atlet diminta untuk tetap semangat, tidak berhenti, dan terus bekerja keras demi mengharumkan nama bangsa.

“Biar badai menimpa kita, kita akan kokoh teguh sebagai batu karang di tengah samudera,” ujarnya. Prabowo menambahkan bahwa nama-nama atlet yang berprestasi tidak akan hilang dari ingatan dan pembicaraan masyarakat.

Kontingen Indonesia akan berkompetisi di SEA Games, ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara yang digelar setiap dua tahun sekali. Ajang ini mempertemukan atlet dari 11 negara ASEAN untuk bertanding di berbagai cabang olahraga.