Berita

Meta Kembangkan Model AI Watermelon untuk Saingi Kecanggihan GPT OpenAI

16
×

Meta Kembangkan Model AI Watermelon untuk Saingi Kecanggihan GPT OpenAI

Sebarkan artikel ini
meta-klaim-model-ai-terbarunya-mulai-dekati-chatgpt
meta klaim model ai terbarunya mulai dekati chatgpt

Jakarta – Meta kini tengah menggenjot pengembangan model kecerdasan buatan (AI) terbarunya yang diklaim memiliki kemampuan setara dengan teknologi milik OpenAI. Langkah ini diambil perusahaan di tengah sengitnya persaingan global dalam menciptakan inovasi AI paling mutakhir.

Kepala Meta Superintelligence Labs, Alexandr Wang, menyebut bahwa model AI terbaru yang memiliki nama sandi Watermelon telah berhasil menyamai performa model andalan OpenAI, yakni GPT-5.5.

Menurut Wang, model Watermelon saat ini sedang dalam tahap pelatihan sebagai penerus dari model sebelumnya yang dikenal dengan nama Avocado.

“Watermelon, model kami berikutnya setelah Avocado, saat ini sedang dalam tahap pelatihan,” katanya dalam pertemuan internal perusahaan, Sabtu (4/7).

Ia menjelaskan bahwa proses pengembangan Watermelon didukung oleh kapasitas komputasi yang jauh lebih besar dibandingkan dengan Avocado. Perlu diketahui, Avocado sendiri merupakan nama internal bagi model AI Meta bernama Muse Spark yang telah diluncurkan pada April lalu.

Selain itu, melalui akun X miliknya, Wang juga memberikan sinyal mengenai pembaruan besar bagi Muse Spark. Menurutnya, model tersebut akan segera mendapatkan peningkatan signifikan, terutama pada aspek kemampuan pemrograman atau coding serta fungsi agentic capabilities.

Saat disinggung mengenai kapan Meta akan meluncurkan model pemrograman yang mampu menyaingi Claude Opus besutan Anthropic, Wang memastikan hal itu akan segera terealisasi.

Ia menambahkan, pihaknya meyakini para pengguna akan menyukai teknologi yang sedang dikembangkan oleh Meta saat ini.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi Meta untuk memangkas ketertinggalan dari para pesaing utamanya seperti OpenAI, Google, dan Anthropic dalam perlombaan AI generatif. Meskipun telah mengalokasikan investasi besar untuk pengadaan chip, pembangunan pusat data, hingga perekrutan talenta, Meta dinilai belum mampu menempatkan model AI miliknya di jajaran terdepan industri hingga saat ini.

Apabila klaim Wang tersebut terbukti, maka hal ini menjadi indikasi kuat bahwa investasi besar Meta mulai membuahkan hasil di tengah pesatnya kompetisi teknologi AI.

Sebagai gambaran persaingan, OpenAI telah merilis GPT-5.5 pada April tahun ini. Perusahaan tersebut kemudian memperkenalkan GPT-5.6 pada akhir bulan lalu, meski model tersebut belum dirilis ke publik secara luas menyusul adanya permintaan dari pemerintah Amerika Serikat.

861d2c92e4170bd9134b97b0f366f7db.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Real Madrid resmi membantah rumor transfer Enzo Fernandez, menegaskan tidak pernah melakukan kontak maupun memiliki rencana merekrut. Pernyataan itu muncul setelah agen Enzo, Javier Pastore, mengklaim bahwa Real Madrid telah menghubungi kliennya dan menyebut sang pemain juga tertarik bergabung. Los Blancos menegaskan tetap menghormati Enzo dan Chelsea, serta menyayangkan beredarnya spekulasi yang dinilai tidak berdasar karena…