BeritaPolitik

Prabowo Jamin Keuntungan Nasional dalam Perjanjian Dagang AS

77
×

Prabowo Jamin Keuntungan Nasional dalam Perjanjian Dagang AS

Sebarkan artikel ini
prabowo-soal-tarif-resiprokal-as:-kepentingan-nasional-tak-bisa-ditawar
prabowo soal tarif resiprokal as: kepentingan nasional tak bisa ditawar

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan kepentingan nasional adalah prioritas utama dalam setiap kebijakan. Termasuk perjanjian dagang dengan Amerika Serikat (AS).

Prabowo memastikan perjanjian dagang dengan AS telah melalui pertimbangan matang. Terutama terkait penurunan tarif dari 32% menjadi 19%.

“Saudara harus percaya bahwa saya mengutamakan kepentingan nasional Indonesia,” tegas Prabowo, Minggu (22/3/2026).

Ia menambahkan, Indonesia mendapat perlakuan khusus dari Presiden AS saat itu, Donald Trump.

Pemerintah memiliki ruang negosiasi jika perjanjian tersebut merugikan.

“Jika ada hal-hal yang belum berkenan, maka akan dibuat klausul penyesuaian,” jelasnya.

Prabowo menyebut klausul ini tidak dimiliki negara lain dalam perjanjian serupa.

Indonesia juga memperoleh keuntungan signifikan. Sebanyak 1.819 komoditas strategis, seperti kopi dan sawit, mendapat tarif nol persen.

“Dalam perjanjian ini, ada 1.819 komoditas kita yang tarifnya nol persen. Tentu ini menguntungkan,” ujarnya.

Menanggapi kemungkinan Indonesia mengikuti Malaysia membatalkan perjanjian dagang, Prabowo menegaskan pemerintah akan rasional dan mengutamakan keuntungan nasional.

“Kita pasti mencari yang menguntungkan, bukan sebaliknya,” pungkasnya.

Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi 8%. Salah satu strateginya adalah menciptakan lapangan kerja.