Berita

Polri Evaluasi Kasus Suami Kejar Penjambret, Utamakan Keadilan dan Empati

119
×

Polri Evaluasi Kasus Suami Kejar Penjambret, Utamakan Keadilan dan Empati

Sebarkan artikel ini
suami-di-sleman-jadi-tersangka-usai-kejar-penjambret-istrinya-hingga-tewas,-kakorlantas-minta-jajarannya-lakukan-ini
suami di sleman jadi tersangka usai kejar penjambret istrinya hingga tewas, kakorlantas minta jajarannya lakukan ini

Jakarta – Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menekankan pentingnya kebijaksanaan dan empati dalam menangani kasus yang bermula dari upaya membela diri.

Penanganan perkara harus dikaji secara menyeluruh dan proporsional.

Hal ini terkait peristiwa di Sleman pada 26 April 2025.

Saat itu, seorang suami mengejar penjambret tas istrinya.

Pengejaran itu berujung pada kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua orang.

Peristiwa ini viral dan memicu beragam reaksi publik.

Agus menyatakan Polri memahami empati masyarakat.

Namun, setiap kejadian yang menyebabkan hilangnya nyawa harus diproses secara objektif dan transparan.

“Penegakan hukum bukan untuk mengabaikan rasa keadilan,” tegasnya.

Kakorlantas menekankan pentingnya pendekatan humanis.

Serta komunikasi yang terbuka dengan masyarakat.

“Peristiwa ini menjadi pembelajaran bersama,” katanya.

“Melawan kejahatan harus tetap mengutamakan keselamatan dan diserahkan pada mekanisme hukum.”

Kapolri juga merombak sejumlah pejabat utama (PJU) Mabes Polri.

Irjen Johnny Eddizon diangkat menjadi Kadiv Humas.

Sejumlah PJU Mabes Polri lainnya juga dimutasi.