Jayapura – Menjelang 1 Desember, Polres Jayapura mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing isu Papua Merdeka. Imbauan ini bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, meminta warga tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.
“Saya minta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi ajakan yang berpotensi memicu gangguan keamanan menjelang 1 Desember,” tegas Umar di Sentani, Minggu (30/11/2025).
Menurut Umar, ada kelompok tertentu yang kerap memanfaatkan momentum ini untuk menyebarkan opini yang tidak benar.
Ia pun meminta warga lebih selektif dalam menerima informasi, baik dari media sosial maupun sumber lainnya.
“Kita harus tetap fokus menjaga stabilitas wilayah agar aktivitas masyarakat berlangsung aman tanpa tekanan akibat isu tidak jelas,” ujarnya.
Polisi telah meningkatkan patroli dan pemantauan di lapangan untuk memastikan situasi tetap terkendali.
Koordinasi antarinstansi juga diperkuat, termasuk pemantauan titik-titik rawan yang berpotensi dimanfaatkan untuk gangguan keamanan.
“Mari kita menjaga persatuan dan menghindari provokasi agar Kabupaten Jayapura memasuki satu Desember dengan suasana aman dan damai,” imbau Umar.
Umar menambahkan, dukungan masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami butuh dukungan dari seluruh masyarakat di wilayah hukum Polres Jayapura, agar kegiatan pengamanan ini dapat berjalan dengan maksimal,” katanya.
Aparat kepolisian telah menyiapkan pola pengamanan berlapis, termasuk pemeriksaan dan patroli intensif.
“Harapan warga kooperatif saat patroli atau pemeriksaan karena semuanya bertujuan menjaga keamanan bersama,” pungkasnya.
Umar memastikan, seluruh proses pengamanan akan mengedepankan pendekatan humanis.







