BeritaHukum dan Kriminal

Polisi Klaim Tersangka Pakai Bom Molotov Bakar Halte Transjakarta

107
×

Polisi Klaim Tersangka Pakai Bom Molotov Bakar Halte Transjakarta

Sebarkan artikel ini
006188700 1662971924 bus transjakarta kembali beroperasi 24 jam merdeka 6
Foto : Internet

Jakarta – Polisi menetapkan 16 tersangka terkait perusakan kafe dan halte Transjakarta saat demonstrasi akhir Agustus lalu. Para tersangka diduga menggunakan bom molotov untuk melakukan pembakaran.

Penyidikan polisi mengungkap, aksi perusakan terjadi di Arborea Cafe (Kementerian Kehutanan) dan dua halte Transjakarta (dekat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Polda Metro Jaya).

“Lokasi perusakan, seperti halte dan Arborea Cafe, dibakar menggunakan bom molotov,” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra, Senin (15/9) malam.

Polisi menemukan barang bukti berupa botol dan sumbu dari para tersangka. Barang bukti ini memperkuat dugaan penggunaan bom molotov.

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menjelaskan, 16 tersangka ditangkap dari empat lokasi kejadian berbeda.

Selain Arborea Cafe dan dua halte Transjakarta, perusakan juga terjadi di depan gedung DPR/MPR.

Sebelumnya, polisi juga menetapkan enam tersangka terkait kasus dugaan penghasutan dalam demonstrasi tersebut. Mereka adalah admin media sosial yang diduga menyebarkan informasi provokatif.

2d32aebc91746c00edf53a0e027300fd.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Spekulasi Ole Romeny gabung Persib Bandung muncul setelah kode “OveR” dalam unggahan perkenalan Ragnar Oratmangoen. Ole Romeny dikabarkan selangkah lagi bergabung dengan Fortuna Sittard. Ia disebut sudah menjalani tes medis dan akan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan. Jika transfer terwujud, Ole akan bereuni dengan Justin Hubner di Fortuna Sittard. Kepindahan ini juga diharapkan memberi Ole…

028c229beb585d596e28ad5d94d747b3.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Kekalahan Brasil 1-2 dari Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 memicu gelombang kritik kepada Carlo Ancelotti, terutama terkait strategi permainan dan sejumlah keputusan krusialnya. Ancelotti disalahkan karena menunjuk Bruno Guimaraes sebagai eksekutor penalti serta perubahan taktik yang dinilai membuat Brasil kehilangan kendali permainan. Neymar yang masuk sebagai pemain pengganti juga ikut menjadi sasaran cibiran di…