Jakarta – Polisi terus menggali informasi terkait ledakan di SMA 72 Jakarta Utara yang melukai 96 orang. Terungkap, tersangka ABH hanya tinggal bersama ayahnya.
“ABH tinggal bersama ayahnya. Sementara ibu bekerja di luar negeri,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Rabu (12/11).
Penyidik kini fokus mendalami kemungkinan ayah pelaku mengetahui gelagat aneh ABH sebelum ledakan terjadi.
Polisi juga berkoordinasi untuk meminta keterangan ibu pelaku yang saat ini berada di luar negeri.
“Masih didalami (soal gerak-gerik pelaku di rumah),” imbuh Budi.
Ledakan di SMA 72 Jakarta Utara terjadi pada Jumat (7/11) lalu, saat salat Jumat berlangsung.
Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengungkapkan bahwa pelaku merasa terasingkan.
“Yang bersangkutan merasa sendiri, kemudian merasa tidak ada yang menjadi tempat untuk menyampaikan keluh kesah,” jelas Iman.







