Berita

Polda Metro Jaya Gelar Operasi Zebra, Sasar 11 Pelanggaran

118
×

Polda Metro Jaya Gelar Operasi Zebra, Sasar 11 Pelanggaran

Sebarkan artikel ini
operasi-zebra-2025,-sasar-balap-liar-hingga-pelat-diplomatik-palsu
operasi zebra 2025, sasar balap liar hingga pelat diplomatik palsu

Jakarta – Polda Metro Jaya mulai hari ini, Senin (17/11), menggelar Operasi Zebra Jaya 2025 selama dua pekan ke depan. Operasi ini menargetkan 11 jenis pelanggaran lalu lintas.

Operasi yang berlangsung hingga 30 November ini akan menindak tegas berbagai pelanggaran, termasuk balap liar dan pemalsuan pelat nomor diplomatik.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak laporan terkait penyalahgunaan pelat nomor diplomatik.

“Pihak kedutaan menemukan pelat CD atau korps diplomatik digunakan oleh kendaraan yang bukan staf kedutaan,” ujar Kombes Komarudin.

Selain itu, operasi ini juga menyasar penyalahgunaan pelat dinas TNI dan pelat rahasia seperti ZZ, H, dan R.

Polda Metro Jaya telah berkoordinasi dengan Puspom TNI untuk menindak pelanggaran tersebut.

Sebanyak 2.939 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Dinas Perhubungan dikerahkan dalam Operasi Zebra Jaya 2025.

Penindakan dilakukan melalui sistem hunting dengan menyisir ruas jalan yang rawan pelanggaran.

Selain tilang elektronik (ETLE), petugas juga akan melakukan tilang manual, terutama untuk pelanggaran TNKB yang tidak sesuai spesifikasi.

“Banyak kita jumpai pelanggaran tanpa TNKB, khususnya roda dua yang bagian belakangnya dicopot untuk menghindari ETLE,” pungkas Komarudin.

Adapun 11 target operasi meliputi penggunaan helm, pengendara di bawah umur, pelanggaran batas kecepatan, dan masalah TNKB. Pengemudi yang mengemudi di bawah pengaruh alkohol juga akan ditindak.