Berita

Pemilu Myanmar Disorot, Penangkapan Diplomat Rusia Gemparkan Dunia

97
×

Pemilu Myanmar Disorot, Penangkapan Diplomat Rusia Gemparkan Dunia

Sebarkan artikel ini
eca92d529531f5e791dffb45293ab1ae.jpg
eca92d529531f5e791dffb45293ab1ae.jpg

Jakarta – Tensi di kawasan meningkat, militer Cina gelar latihan perang skala besar di sekitar Taiwan, Senin (29/12/2025). Latihan “Misi Keadilan 2025” ini melibatkan berbagai unit tempur dari angkatan darat, laut, udara, hingga pasukan roket.

Langkah ini dilakukan bersamaan dengan pernyataan Taiwan yang menegaskan komitmen untuk membela demokrasi dan memobilisasi pasukannya dalam menghadapi potensi agresi dari Cina.

Komando Teater Timur mengumumkan latihan tersebut mencakup latihan tembak langsung yang dimulai Selasa (30/12/2025). Pembatasan ruang laut dan udara diberlakukan di lima zona sekitar pulau selama 10 jam, mulai pukul 8 pagi.

Yangon – Pemungutan suara tahap pertama Pemilihan Umum (Pemilu) di Myanmar telah selesai, Minggu (28/12/2025). Ini merupakan pemilu pertama sejak kudeta militer yang terjadi pada tahun 2021.

Menurut laporan media lokal, proses pemungutan suara di 102 kota telah dibuka sejak pukul 6 pagi dan ditutup pada pukul 4 sore waktu setempat.

Kementerian Luar Negeri Myanmar menyatakan bahwa sebanyak 139 perwakilan dari organisasi diplomatik, termasuk pengamat pemilihan internasional, turut memantau jalannya pemilu ini.

Moskow – Seorang diplomat Rusia bernama Arseniy Konovalov divonis hukuman 12 tahun penjara. Ia terbukti bersalah karena menjual rahasia negara kepada intelijen Amerika Serikat.

Video penangkapan Konovalov oleh agen Dinas Keamanan Federal (FSB) beredar luas. Dalam rekaman tersebut, pria berusia 38 tahun itu tampak terkejut saat disergap di dalam sebuah van.

Ia kemudian diberitahu bahwa dirinya dicurigai melakukan pengkhianatan. Video lain menunjukkan sang diplomat berada di balik jeruji besi, menunggu proses persidangan.