Ecozone

Pelemahan Rupiah Berpotensi Memicu Kenaikan Harga Obat di Pasar

18
×

Pelemahan Rupiah Berpotensi Memicu Kenaikan Harga Obat di Pasar

Sebarkan artikel ini
f6a832f426b48eae7803b5ca62e30e1d.jpg
f6a832f426b48eae7803b5ca62e30e1d.jpg

Jakarta – Pelemahan nilai tukar rupiah yang kini menembus level Rp18.000 per dolar AS memicu kekhawatiran serius terhadap stabilitas sektor kesehatan nasional. Ketergantungan Indonesia pada bahan baku obat impor yang mencapai 85-90 persen membuat lonjakan harga obat dan vitamin menjadi keniscayaan yang sulit dihindari.

Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) Tulus Abadi memperingatkan bahwa kenaikan harga ini akan memicu efek domino bagi masyarakat hingga keberlangsungan industri. Kondisi tersebut diprediksi akan semakin menurunkan rasio konsumsi obat masyarakat yang saat ini sudah tergolong rendah.

Tidak hanya membebani konsumen, lonjakan harga obat juga berpotensi mengganggu kesehatan fiskal BPJS Kesehatan. Tulus menjelaskan, fasilitas kesehatan dipastikan bakal mengajukan klaim dengan nominal yang lebih tinggi, sehingga menekan kondisi finansial badan penyelenggara jaminan sosial tersebut.

Di sisi lain, industri farmasi skala menengah ke bawah menghadapi ancaman nyata gulung tikar. Ketidakmampuan produsen dalam menebus harga bahan baku impor yang melambung bakal menghentikan kegiatan produksi, yang pada akhirnya memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menanggapi gejolak ekonomi ini, pemerintah bergerak cepat untuk meredam sentimen negatif pasar. Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia berkomitmen memperkuat koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter guna menstabilkan nilai tukar.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan optimisme pemerintah terhadap penguatan rupiah ke depan. Menurutnya, sinergi penuh antara otoritas fiskal dan moneter akan mampu mengembalikan kepercayaan pasar.

Kebijakan yang menyatu dan sinergi penuh seharusnya akan mengembalikan kepercayaan pasar ke rupiah. Dengan begitu, rupiah akan meningkat secara signifikan dan tidak akan melemah lagi ke level yang lebih tinggi dari sekarang, ujar Purbaya di Gedung DPR, Sabtu, 6 Juni 2026.

15615b8e9ce1672c39c0d7d48d7fb501.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Tekanan jual di pasar saham semakin kuat pada akhir pekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali merosot tajam seiring derasnya arus keluar dana investor asing dari pasar domestik. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG ditutup turun 4,19% atau 245 poin ke level 5.594,76 pada perdagangan Jumat (5/6/2026). Pelemahan tersebut memperpanjang tren negatif pasar saham dalam beberapa hari terakhir….

62263367a29b84b221ec8cafa9f86f9f.jpg
Ecozone

Jakarta, IDN Times – Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan di tengah masih tingginya ketidakpastian global dan penyesuaian portofolio investor. Catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), IHSG sejak awal tahun hingga Mei 2026 telah terkoreksi 29,14 persen (year to date/ytd). Sementara IHSG pada Mei 2026 ditutup pada level 6.127,38….

eaa332068541e0c17ec2809b78c304c8.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 239 miliar pada 2026 untuk mendukung ekspansi infrastruktur telekomunikasi. Rencannya, BALI akan menambah sekitar 62 unit micro cell pole (MCP), 500 titik VSAT RTGS dan tambahan 20.000 home-passed baru. Wakil Direktur Utama Bali Towerindo Sentra Lily Hidayat mengatakan fokus utama BALI adalah memperkuat…