Riyadh – Jorge Jesus resmi meletakkan jabatannya sebagai pelatih Al Nassr segera setelah mengantarkan klub tersebut menjuarai Liga Arab Saudi musim 2025-2026. Keputusan ini diambil pelatih berusia 71 tahun itu tepat usai laga pamungkas melawan Damac FC, Jumat (22/5/2026).
Pada pertandingan yang berlangsung di Al-Awwal Park tersebut, Al Nassr menutup musim dengan kemenangan meyakinkan 4-1. Kemenangan ini sekaligus mengunci posisi puncak klasemen dengan raihan 86 poin, unggul dua angka dari rival terdekat mereka, Al Hilal.
Meski memiliki opsi perpanjangan kontrak dalam kesepakatan awal yang berdurasi satu tahun, Jorge Jesus memilih untuk tidak melanjutkannya. Ia menegaskan bahwa kepergiannya adalah bagian dari rencana besar yang telah ia tetapkan sejak awal menukangi tim.
Misi Tuntas Membantu Ronaldo
Bagi Jesus, misi utamanya bergabung dengan Al Nassr adalah untuk membantu Cristiano Ronaldo meraih gelar juara. Dengan trofi Liga Arab Saudi yang kini berada dalam genggaman, ia merasa tugasnya telah usai dan waktunya untuk berpamitan.
“Saya datang ke sini untuk membantu Cristiano Ronaldo dan klub ini menang. Kami sudah melakukan pekerjaan luar biasa bersama-sama, sekarang saatnya bagi saya untuk pergi,” ungkap Jesus sebagaimana dikutip dari laporan Fabrizio Romano.
Dalam laga penentu kontra Damac FC, Cristiano Ronaldo tampil impresif dengan mencetak dua gol. Sementara itu, dua gol sisanya dilesakkan oleh Sadio Mane dan Kingsley Coman, sedangkan tim tamu hanya mampu mencetak satu gol balasan lewat penalti Morlaye Sylla.
Keberhasilan ini menjadi catatan bersejarah bagi Al Nassr karena menjadi gelar juara liga pertama mereka sejak 2019. Bagi Cristiano Ronaldo, ini juga merupakan trofi mayor pertamanya sejak resmi berseragam Al Nassr pada awal tahun 2023.







