Berita

Payakumbuh-Limbukan Gelar “Satu Nagari Satu Event” Adat

92
×

Payakumbuh-Limbukan Gelar “Satu Nagari Satu Event” Adat

Sebarkan artikel ini
pemko-payakumbuh-dan-masyarakat-kenagarian-limbukan-gelar-kegiatan-satu-nagari-satu-event
pemko payakumbuh dan masyarakat kenagarian limbukan gelar kegiatan satu nagari satu event

Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh bersama masyarakat Kenagarian Limbukan menggelar kegiatan “Satu Nagari Satu Event” di Balai Adat KAN Limbukan, Minggu (3/8/2025).

Kegiatan tahunan ini mengangkat tema “Bamamak”, “Manyanda”, atau “Malakok”, yang mencerminkan filosofi adat Minangkabau yang terbuka bagi pendatang.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menyatakan kegiatan ini sebagai upaya pelestarian budaya lokal dan penguatan jalinan sosial.

“Tema ‘Bamamak’ memiliki makna mendalam dalam menggambarkan kearifan adat dan budaya kita,” ujar Elzadaswarman.

Filosofi “Bamamak” menekankan peran penting mamak (paman) dalam membimbing keponakan dalam adat Minangkabau.

Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra, mengapresiasi sinergi pemerintah dan masyarakat dalam menggali potensi lokal melalui program “Satu Nagari Satu Event”.

Ketua LKAAM Kota Payakumbuh, YB. Dt. Parmato Alam, berharap kegiatan ini dapat menghidupkan kembali adat istiadat di tengah masyarakat.

Ketua KAN Limbukan, PB Dt. Mogek Bosa Nan Hitam, menjelaskan bahwa prosesi adat Bamamak adalah bergabungnya warga pendatang ke kelompok suku yang dipimpin seorang Mamak.

Prosesi Bamamak terbagi dua, yaitu Manyanda dan Malakok. Warga pendatang dapat menempuh Manyanda dengan mencari Mamak dan meminta persetujuan.

Ketua Pelaksana kegiatan, AP Dt. Mangkuto Bosa, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemko Payakumbuh.