Jakarta – Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Dewan Direksi LPP TVRI resmi mengumumkan lima nama yang lolos seleksi wawancara untuk posisi Direktur Utama (Dirut) LPP TVRI Pergantian Antarwaktu (PAW) periode 2023-2028. Pengumuman ini tertuang dalam surat Nomor: 15/PANSELDIREKSI/VI/2026 tertanggal 2 Juni 2026.
Kelima nama tersebut adalah Bernardus Satriyo Dharmanto, Edy Setijono, Efianty Analisa, Hardly Stefano Fenelon Pariela, dan Tubagus Fiki Chikara Satari. Mereka berhak melaju ke tahapan seleksi berikutnya.
Ketua Pansel, Rosarita Niken Widiastuti, menjelaskan bahwa tahapan wawancara sebelumnya diikuti oleh 14 peserta dari total 16 orang yang lulus seleksi kompetensi.
“Wawancara hanya diikuti 14 orang karena satu mengundurkan diri dan satu orang lainnya tidak hadir,” kata Niken di LPP TVRI, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, penetapan kelima peserta ini didasarkan pada hasil Assessment Test dari Assessment Centre POLRI pada 18-19 Mei 2026 serta hasil wawancara. Selain itu, Pansel turut mempertimbangkan masukan masyarakat, rekam jejak digital dari Komdigi, dan laporan dari PPATK.
“Untuk uji publik sendiri juga sudah mempertimbangkan masukan dari unsur masyarakat, sehingga kita melaksanakan seleksi ini melibatkan berbagai pihak dengan proses yang transparan,” ujar Niken.
Ia menambahkan, kelima peserta yang lolos akan menjalani internalisasi pada 4 Juni 2026. Selanjutnya, mereka dijadwalkan mengikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan pada 5 Juni 2026 di Gedung GPO LPP TVRI.
“Peserta diharapkan dapat mempersiapkan diri untuk tahap selanjutnya,” jelas Niken.
Proses pemilihan Dirut LPP TVRI PAW ini telah bergulir sejak 22 April 2026 dengan melibatkan peserta dari latar belakang beragam, mulai dari praktisi media, kalangan profesional, pekerja seni, hingga internal TVRI.
Terkait hasil akhir, Niken menegaskan bahwa seluruh keputusan Pansel mengenai proses pemilihan ini bersifat mutlak.
“Keputusan Pansel atas terpilihnya Dirut LPP TVRI PAW Periode 2023-2028 bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat,” pungkasnya.







