Berita

Boeing Kembangkan Jet Tempur Siluman F-47 untuk Dominasi Udara Masa Depan

11
×

Boeing Kembangkan Jet Tempur Siluman F-47 untuk Dominasi Udara Masa Depan

Sebarkan artikel ini
intip-spesifikasi-f-47,-jet-tempur-siluman-generasi-ke-6-as
intip spesifikasi f 47, jet tempur siluman generasi ke 6 as

Jakarta – Amerika Serikat segera memiliki jet tempur siluman generasi keenam yang diberi nama F-47. Pesawat garapan Boeing ini diproyeksikan bakal menjadi tulang punggung program Next Generation Air Dominance (NGAD) milik Angkatan Udara AS.

Rencana pengembangan jet tempur tersebut sebelumnya telah disampaikan oleh Presiden Donald Trump pada Oktober tahun lalu. Ia sempat sesumbar mengatakan,

“Tak ada jet tempur yang mirip dengan F-47 di dunia.”

Pesawat generasi keenam ini dirancang bukan sebagai jet tempur biasa. F-47 disiapkan untuk menggantikan peran F-22 Raptor sebagai pusat komando taktis di udara. Selain itu, pesawat ini diharapkan mampu berfungsi sebagai pusat kendali bagi seluruh sistem udara tempur yang berbasis pada penggunaan pesawat nirawak atau drone.

Untuk mendominasi wilayah udara musuh, F-47 dirancang dengan jangkauan operasional yang lebih luas dibandingkan pesawat tempur yang ada saat ini. Jet tersebut ditargetkan mampu melesat hingga melampaui kecepatan Mach 2.

Pesawat ini juga dibekali kapasitas bahan bakar internal yang masif. Desain tersebut memungkinkan F-47 untuk beroperasi jauh dari pangkalan tanpa harus sering melakukan pengisian bahan bakar di udara.

Secara dimensi, F-47 memiliki fisik yang jauh lebih bongsor dibandingkan jet tempur generasi kelima seperti F-35 maupun F-22. Ukuran ini dipilih demi mengakomodasi tangki bahan bakar yang lebih besar guna menunjang misi jarak jauh di kawasan Pasifik.

Jet tempur ini direncanakan memiliki panjang sekitar 25 meter dengan bentang sayap mencapai 20 meter. Bobot pesawat ini diperkirakan mencapai 45 ton metrik, jauh lebih berat dari F-35.

Lompatan teknologi terbesar pada generasi keenam ini terletak pada aspek proteksi dan kesadaran situasional untuk pertempuran jarak jauh atau beyond-visual-range, bukan untuk duel jarak dekat atau dogfight.

Demi mempertahankan kendali dan daya angkat, F-47 turut menyematkan sayap depan canard di depan sayap utama. Penggunaan fitur ini cukup menarik perhatian karena canard sering diejek oleh penggemar F-35 Rafale asal Prancis, lantaran dianggap dapat merusak kemampuan siluman pesawat.