Ecozone

Nasaruddin Umar Percepat Pencairan Dana Madrasah Sebelum Lebaran 2026

86
×

Nasaruddin Umar Percepat Pencairan Dana Madrasah Sebelum Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini
kemenag-targetkan-rp4,5-triliun-bop-ra-dan-bos-madrasah-swasta-cair-sebelum-lebaran-2026
kemenag targetkan rp4,5 triliun bop ra dan bos madrasah swasta cair sebelum lebaran 2026

Jakarta – Kemenag targetkan pencairan dana BOP RA dan BOS Madrasah Tahap I Tahun Anggaran 2026 sebelum Lebaran. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp4,5 triliun.

Menag Nasaruddin Umar menegaskan pencairan ini bukan sekadar agenda rutin. Ini adalah strategi menjaga stabilitas operasional lembaga pendidikan Islam menjelang hari raya.

“Target kami jelas, sebelum Idul Fitri dana sudah terealisasi. Lembaga tidak boleh terganggu aktivitasnya,” ujar Menag, Selasa (24/2/2026).

Presiden Prabowo disebut sangat memperhatikan guru dan pendidikan. Pencairan ini adalah bentuk dukungan pemerintah dalam mewujudkan pendidikan agama dan keagamaan yang bermutu.

Rinciannya, Rp428 miliar untuk BOP RA dan Rp4,1 triliun untuk BOS Madrasah. Anggaran ini diperuntukkan bagi sekitar 31 ribu RA dan 52 ribu madrasah swasta.

Dirjen Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menjelaskan perubahan pola distribusi anggaran. Mulai 2026, penyaluran dipadatkan menjadi dua tahap dalam setahun, berbasis semester.

Skema baru ini dinilai lebih adaptif terhadap kebutuhan riil madrasah dan RA. Selain itu, juga menyederhanakan administrasi.

“Dengan skema baru ini, sinkronisasi data dan ketepatan waktu pengajuan sangat penting,” kata Amien Suyitno.

Direktur KSKK Madrasah, Nyayu Khodijah, memastikan seluruh proses pencairan dana dilakukan secara digital. Ini melalui portal resmi Kemenag.

Digitalisasi ini bertujuan mempercepat verifikasi dan meminimalkan kesalahan administratif.

Pengelola RA dan Madrasah perlu mencermati dua tahapan penting. Pengajuan berkas mulai 22 Februari sampai 3 Maret 2026. Verifikasi berkas dari 22 Februari sampai 4 Maret 2026.

“Pastikan seluruh dokumen lengkap dan diunggah tepat waktu. Jangan sampai keterlambatan administratif menghambat hak lembaga,” tegas Nyayu Khodijah.

4fb76b8b4aa755bc7bbd323df2792608.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Senin (25/5/2026), meskipun tekanan jual investor asing masih berlanjut. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG naik 0,72% ke level 6.206, dengan investor asing masih Fenesia foreign sell sekitar Rp1,07 triliun di pasar reguler. Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, mengatakan penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas sektor,…