Showbiz

Miss Universe di Thailand Panas saat Siaran Langsung, Peserta Ramai-ramai Walk Out

152
×

Miss Universe di Thailand Panas saat Siaran Langsung, Peserta Ramai-ramai Walk Out

Sebarkan artikel ini
f157cd3c415bb96f5868a786a91e2032.jpg
f157cd3c415bb96f5868a786a91e2032.jpg

Bangkok – Sejumlah kontestan Miss Universe 2025 melakukan aksi walk out dari acara resmi setelah Miss Meksiko, Fatima Bosch, ditegur secara terbuka oleh salah satu pejabat penyelenggara dari Thailand. Insiden ini terjadi dalam sebuah acara pra-ajang Miss Universe 2025 pada Selasa (4/11/2025).

Direktur Miss Universe Thailand Nawat Itsaragrisil menegur Bosch di hadapan puluhan peserta. Alasannya, Bosch dianggap tidak mengunggah konten promosi di media sosial.

Situasi semakin memanas ketika Bosch mencoba memberikan penjelasan. Nawat langsung memotong pembicaraannya, bahkan memanggil petugas keamanan dan mengancam akan mendiskualifikasi siapa pun yang mencoba membelanya.

Bosch kemudian meninggalkan ruangan, diikuti oleh beberapa kontestan lain sebagai bentuk solidaritas. Video insiden ini, yang disiarkan secara langsung, kini beredar luas di media sosial dan memperlihatkan Nawat menaikkan nada suaranya.

“Jika kalian ingin tetap ikut kontes, duduk. Jika keluar, peserta lain akan tetap lanjut,” kata Nawat dalam video tersebut. Meskipun demikian, mayoritas peserta terlihat berdiri dan beberapa di antaranya bergerak menuju pintu keluar.

Usai kejadian, Bosch menyatakan kepada media bahwa pejabat asal Thailand itu tidak sopan dan menyebut dirinya “bodoh.” “Dia tidak menghormati saya sebagai peserta,” ujar Bosch.

Nawat membantah tudingan tersebut, mengeklaim ucapannya telah disalahartikan dan tidak bermaksud menghina Bosch secara pribadi. Namun, laporan menyebutkan bahwa ia sempat menyebut Bosch sebagai “orang bodoh.” Dalam konferensi pers berikutnya, Nawat berdalih maksudnya adalah bahwa Bosch telah “menyebabkan kerugian.”

Menanggapi insiden tersebut, Organisasi Miss Universe (MUO) mengecam keras tindakan Nawat. Presiden MUO Raul Rocha menyebut Nawat telah lupa makna sejati menjadi tuan rumah yang baik.

“Dia mempermalukan dan menghina Miss Meksiko, serta melakukan tindakan intimidasi dengan memanggil keamanan untuk menghadapi seorang perempuan yang tidak berdaya,” kata Rocha dalam pernyataan video.

Rocha menambahkan, partisipasi Nawat dalam penyelenggaraan ajang tahun ini akan dibatasi sebisa mungkin, bahkan mungkin dihapus sepenuhnya. Pihaknya juga akan menempuh langkah hukum. “Saya ingin menegaskan kembali bahwa Miss Universe adalah wadah pemberdayaan perempuan agar suara mereka dapat didengar di seluruh dunia,” ujarnya.

Salah satu yang terlihat meninggalkan acara adalah Miss Universe asal Denmark, Victoria Kjaer Theilvig. “Ini tentang hak perempuan. Cara mempermalukan peserta lain seperti itu sangat tidak pantas. Karena itu, saya memilih untuk keluar,” jelas Theilvig.

Dalam wawancara terpisah, Bosch menegaskan dirinya tidak takut bersuara. “Saya datang bukan sekadar untuk tampil dengan gaun dan riasan. Saya ingin menjadi suara bagi perempuan dan gadis-gadis yang berjuang untuk perubahan,” ujarnya.

Di tengah kontroversi ini, MUO tetap melanjutkan rangkaian kegiatan, termasuk acara penyambutan peserta di Bangkok pada Rabu (5/11/2025). Puncak kontes Miss Universe dijadwalkan berlangsung pada 21 November mendatang, di mana pemenang baru akan dinobatkan menggantikan Miss Universe 2024.