Berita

Mentan Jamin Stok Pangan Nasional Aman Terkendali Hingga 2027

78
×

Mentan Jamin Stok Pangan Nasional Aman Terkendali Hingga 2027

Sebarkan artikel ini
mentan-amran:-stok-pangan-aman-324-hari-ke-depan,-produksi-beras-2,6–5,7-juta-ton-per-bulan
mentan amran: stok pangan aman 324 hari ke depan, produksi beras 2,6–5,7 juta ton per bulan

Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan kondisi pangan nasional aman dan terkendali.

Hal ini didukung data Maret 2026 yang menunjukkan ketersediaan pangan, khususnya beras, mencukupi kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.

Amran menjelaskan produksi beras nasional mencapai 2,6-5,7 juta ton per bulan.

Angka ini melebihi konsumsi rata-rata nasional yang sebesar 2,59 juta ton per bulan.

Total ketersediaan beras nasional saat ini mencapai 27,99 juta ton.

Jumlah tersebut terdiri dari stok BULOG 3,76 juta ton, stok masyarakat 12,50 juta ton, dan padi siap panen 11,73 juta ton.

Stok ini diperkirakan cukup untuk hampir setahun ke depan.

“Kalau kita lihat data hari ini, ketersediaan pangan kita sangat aman,” kata Amran, Jumat (6/3/2026).

“Total stok beras nasional cukup untuk 324 hari ke depan atau sekitar 10,8 bulan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” lanjutnya.

Produksi beras nasional periode Januari-Mei 2026 mencapai 16,92 juta ton.

Rata-rata produksi bulanan berkisar 2,6 hingga 5,7 juta ton.

Menurut Amran, tingginya produksi membuktikan sektor pertanian nasional tetap kuat.

Stok beras BULOG terus meningkat dan saat ini mencapai 3,7 juta ton.

Diperkirakan dalam dua bulan ke depan dapat menembus 5 juta ton seiring panen raya.

Pemerintah mengantisipasi potensi kekeringan akibat fenomena iklim.

Salah satu upaya adalah program pompanisasi untuk lahan pertanian seluas 1,2 juta hektare.

Tahun ini, pompanisasi akan ditambah untuk 1 juta hektare lagi.

Pemerintah juga menyiapkan tambahan irigasi perpompaan (irpom) untuk 1 juta hektare lahan.

Kondisi komoditas pangan lain seperti ayam dan telur juga surplus.

Hal ini semakin memperkuat stabilitas pangan nasional.