Berita

Mentan Berantas Penyelundupan Pangan, Lindungi Petani!

142
×

Mentan Berantas Penyelundupan Pangan, Lindungi Petani!

Sebarkan artikel ini
produksi-melimpah,-mentan-heran-kasus-penyelundupan-beras-masih-marak
produksi melimpah, mentan heran kasus penyelundupan beras masih marak

Semarang – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengakui penyelundupan pangan masih marak di Indonesia. Produk seperti beras dan minyak goreng menjadi sorotan.

Padahal, Indonesia adalah salah satu produsen terbesar komoditas tersebut.

Amran mengungkapkan hal ini saat memantau barang bukti 123 ton bawang bombai ilegal di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (10/1/2026).

Kanal pengaduan “Lapor Pak Amran” yang diluncurkan Oktober 2025 lalu, menerima banyak laporan terkait kasus ini.

“Penyelundupan ada, ada yang jual mesin, jual pupuk ilegal, macam-macam,” kata Amran.

Beras dan minyak goreng menjadi produk yang paling banyak dilaporkan.

“Untuk sementara ini yang banyak adalah beras, ada macam-macam, ada minyak goreng, heran. Kita produsen terbesar dunia,” ujarnya.

Setiap aduan yang masuk akan ditindaklanjuti.

Pemerintah telah memberlakukan larangan impor beras untuk memotivasi petani.

“Kalau petani tahu ada impor beras satu ton, kata-katanya ‘impor’, itu yang kena dampak 29 juta petani beras dengan keluarganya 115 juta,” ucapnya.

Kasus penyelundupan produk pangan harus ditindak tegas.

“Ini harus dijaga ketat: beras dijaga ketat, gula dijaga ketat, bawang dijaga ketat,” kata Amran.