BeritaPemerintahanPolitik

Mensesneg Upayakan Solusi Pencabutan ID Jurnalis CNN Indonesia

117
×

Mensesneg Upayakan Solusi Pencabutan ID Jurnalis CNN Indonesia

Sebarkan artikel ini
mensesneg-buka-suara-soal-pencabutan-id-liputan-wartawan-cnn-indonesia
mensesneg buka suara soal pencabutan id liputan wartawan cnn indonesia

Jakarta – Polemik pencabutan ID Pers Istana milik jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia, memasuki babak baru. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi berjanji akan mencari solusi terbaik.

Pencabutan ID dilakukan oleh Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden.

Prasetyo Hadi memastikan telah menginstruksikan BPMI untuk segera berkomunikasi dengan pihak CNN Indonesia. Pertemuan antara kedua belah pihak dijadwalkan berlangsung hari ini, Senin (29/9).

“Kita cari jalan keluar terbaik lah,” ujar Prasetyo kepada wartawan, Minggu (28/9).

Dewan Pers turut menyoroti kasus ini. Mereka meminta Istana untuk segera mengembalikan ID liputan Diana Valencia.

Pencabutan ID diduga terkait pertanyaan Diana kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dewan Pers mengingatkan semua pihak untuk menjunjung tinggi kemerdekaan pers. Mereka juga menekankan pentingnya menghormati tugas serta fungsi pers sesuai undang-undang.

“Dewan Pers meminta agar akses liputan wartawan CNN Indonesia yang dicabut segera dipulihkan,” demikian pernyataan tertulis Dewan Pers, Minggu (28/9).

Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari, membenarkan pencabutan ID Pers Istana atas nama Diana Valencia pada 27 September 2025. Pihaknya telah mengirimkan surat resmi ke Istana untuk meminta klarifikasi.

Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, juga telah menerima pengaduan terkait pencabutan ID Pers tersebut. Ia menyerukan penghormatan terhadap tugas dan fungsi pers yang diatur dalam Undang-Undang Pers.