BeritaPolitik

Menolak Chromebook, Pejabat Ungkap Nadiem Makarim Mencopotnya dari Jabatan

121
×

Menolak Chromebook, Pejabat Ungkap Nadiem Makarim Mencopotnya dari Jabatan

Sebarkan artikel ini
eks-anak-buah-ngaku-dicopot-nadiem-karena-tak-patuh-soal-chromebook
eks anak buah ngaku dicopot nadiem karena tak patuh soal chromebook

Jakarta – Pejabat Kemendikdasmen, Poppy Dewi Puspitawati, mengaku dicopot dari jabatannya oleh mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim.

Poppy mengungkapkan hal tersebut karena dirinya tidak mengikuti perintah Nadiem.

Pengakuan ini disampaikan saat Poppy menjadi saksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (13/1).

Sidang tersebut menghadirkan terdakwa Mulyatsyah, Sri Wahyuningsih, dan Ibrahim Arief.

Poppy menjelaskan bahwa saat itu dirinya menjabat sebagai Direktur SMP pada Ditjen Paudasmen Kemendikbudristek.

Dirinya dan Khamim, Direktur Sekolah Dasar (SD) pada Ditjen PAUDasmen, dicopot pada Juni 2020.

Nadiem kemudian mengganti mereka dengan Sri Wahyuningsih dan Mulyatsyah, yang kini menjadi terdakwa dalam kasus ini.

Jaksa kemudian bertanya kepada Poppy mengenai alasan pencopotannya.

Poppy menduga dirinya dan Khamim diganti karena tidak mau patuh untuk melakukan kajian yang mengarah ke Chromebook.

“Alasan pastinya saya tidak tahu, tapi kemungkinan, karena saya tidak sepaham dan saya tidak mau nurut untuk diarahkan ke Chromebook,” kata Poppy.

Menurut Poppy, dalam proses pengadaan, pihaknya harus mengkaji semua operation system (OS).

“Saya menolaknya karena mengarah pada satu merek tertentu,” tegas Poppy.

Sri Wahyuningsih, Mulyatsyah, Ibrahim Arief, termasuk Nadiem Makarim, didakwa melakukan korupsi pengadaan Laptop Chromebook.

Pengadaan ini diduga merugikan negara sebesar Rp2,1 triliun.