Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Apresiasi ini diberikan atas kinerja cepat dan responsif dalam menangani bencana hidrometeorologi.
Mendagri menyampaikan apresiasi saat rapat koordinasi daring dengan pemerintah daerah, Selasa (6/1/2026).
Mendagri menilai Pemprov Sumbar kompak dan solid dalam koordinasi lintas sektor. Terutama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para bupati dan wali kota.
Menurutnya, kesigapan pemerintah daerah dalam situasi darurat sangat penting. Hal ini menjadi penentu dalam menekan dampak bencana terhadap masyarakat.
Mendagri menegaskan, pola kerja cepat Pemprov Sumbar tak lepas dari koordinasi efektif. Koordinasi dilakukan antara pemerintah daerah dengan TNI, Polri, dan unsur Forkopimda.
Sinergi ini dinilai mempercepat pengambilan keputusan dan pelaksanaan tanggap darurat di lapangan.
“Koordinasi yang solid dan gerak cepat antara pemerintah daerah dengan TNI, Polri, serta Forkopimda menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak bencana,” ujar Mendagri.
Dalam kondisi bencana hidrometeorologi yang berkembang cepat, kecepatan respons sangat krusial. Keterlambatan penanganan berpotensi memperbesar dampak kerusakan dan risiko keselamatan warga.
Pemprov Sumbar dinilai telah menunjukkan kemampuan konsolidasi yang baik. Baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.
Kekompakan ini penting untuk memastikan kebijakan dijalankan seragam dan efektif di seluruh wilayah terdampak.
Mendagri juga menyoroti pentingnya kepemimpinan daerah dalam menggerakkan seluruh unsur pemerintahan saat bencana.
Kesiapan struktur pemerintahan dan kejelasan komando mempercepat penanganan darurat. Serta mempermudah koordinasi lintas instansi.
Apresiasi ini menjadi pengakuan atas kesiapsiagaan Pemprov Sumbar dalam menghadapi bencana hidrometeorologi.
Mendagri berharap pola koordinasi dan kerja cepat dipertahankan. Terutama dalam fase lanjutan penanganan bencana dan pemulihan pascabencana.







