Berita

Menaker Dorong Vokasi Serang Perkuat Serapan Kerja

40
×

Menaker Dorong Vokasi Serang Perkuat Serapan Kerja

Sebarkan artikel ini
whatsapp image 2026 04 29 at 23.13.38
whatsapp image 2026 04 29 at 23.13.38

Serang – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan pelatihan vokasi menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja, terutama melalui penguatan link and match antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri.

Ia mengatakan, tantangan utama saat ini masih terletak pada kesenjangan antara kemampuan pencari kerja dan kebutuhan dunia usaha. “Di antara tantangan kita saat ini adalah masih terdapat kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dan kebutuhan industri. Hal ini perlu dijembatani melalui pelatihan vokasi yang berkualitas,” ujar Yassierli saat meninjau Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch I Tahun 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Banten, Rabu (29/4/2026).

Yassierli menekankan, program pelatihan harus terus diperkuat agar selaras dengan kebutuhan industri sehingga para lulusan siap kerja. Ia juga meminta para instruktur meningkatkan kualitas pembelajaran dan memastikan peserta benar-benar dibekali keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.

Upaya itu terlihat dari serapan kebekerjaan lulusan pelatihan vokasi di BBPVP Serang pada 2025 yang mencapai 82 persen. Capaian tersebut menunjukkan pelatihan yang dijalankan sudah sesuai dengan kebutuhan industri.

Yassierli berharap capaian itu dapat terus dijaga dan ditingkatkan agar alumni pelatihan di balai-balai Kemnaker semakin mampu memenuhi kebutuhan industri melalui penguatan link and match.

Dalam kunjungan tersebut, Menaker meninjau langsung sejumlah workshop pelatihan di BBPVP Serang untuk memastikan proses pelatihan berjalan sesuai kebutuhan industri. Ia juga memantau pelaksanaan pelatihan dan kegiatan walk in interview yang mempertemukan langsung peserta dengan dunia usaha dan industri sebagai bagian dari percepatan penyerapan tenaga kerja.

Selain itu, ia berdialog dengan peserta pelatihan vokasi untuk menyerap aspirasi sekaligus mengetahui pengalaman mereka selama mengikuti pelatihan. Melalui dialog itu, Menaker memastikan program yang dijalankan benar-benar memberi manfaat nyata dalam meningkatkan keterampilan dan kesiapan peserta memasuki dunia kerja.

Salah satu peserta PVN, Mohamad Adam Firdaus (24), mengaku memperoleh pengalaman belajar yang berbeda selama mengikuti pelatihan di BBPVP Serang. Ia merupakan peserta pelatihan Workshop Elektro Mechanical Utility.

“Fasilitas di sini mendukung, instruktur juga sangat baik, dan materinya mudah dipahami. Bahkan, ada hal-hal yang belum saya pelajari saat di SMK,” ujarnya.

BBPVP Serang menyelenggarakan PVN Batch I pada 7 kejuruan dengan total 18 program yang disusun sesuai kebutuhan industri. Program tersebut meliputi Teknik Las, Teknik Listrik, Manufaktur, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Bisnis dan Manajemen, Fashion Technology, serta Teknologi Pengolahan Agroindustri.

Komposisinya terdiri atas 5 program Teknik Las, 5 program Teknik Listrik, 3 program Manufaktur, 2 program TIK, 2 program Bisnis dan Manajemen, serta masing-masing 1 program pada Fashion Technology dan Teknologi Pengolahan Agroindustri.