Berita

MBG Dongkrak Pembelajaran di Indonesia Timur, Investasi Generasi 2045

134
×

MBG Dongkrak Pembelajaran di Indonesia Timur, Investasi Generasi 2045

Sebarkan artikel ini
mbg-di-papua-tengah:-investasi-jangka-panjang-untuk-generasi-emas-2045
mbg di papua tengah: investasi jangka panjang untuk generasi emas 2045

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menunjukkan dampak positif di dunia pendidikan Indonesia Timur. Intervensi gizi ini dinilai mampu mengubah wajah pembelajaran.

Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengungkap hal tersebut.

Evaluasi implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat menunjukkan hasilnya. Sekolah yang menerima program MBG mencatatkan penurunan gangguan belajar akibat rasa lapar.

Rata-rata penurunannya sebesar 2,37 poin persentase lebih besar dibandingkan sekolah yang belum menerima program. Di Indonesia Timur, angkanya melonjak hingga 14,85 poin persentase.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyebut program ini sebagai investasi jangka panjang.

“Program MBG yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto merupakan investasi jangka panjang pembangunan manusia Indonesia,” ujarnya.

Evaluasi melibatkan sekitar 1,2 juta responden murid secara nasional. Sekolah pelaksana MBG dipilih secara acak dan dipadankan dengan sekolah yang belum melaksanakan MBG.

Jayapura – Kapolda Papua Tengah Kombes Jeremias Rontini menargetkan program MBG mulai beroperasi di dua dari delapan Polres di wilayah hukum Polda Papua Tengah pada tahun ini.

“Ditargetkan ada lima titik di dua Polres yang akan melaksanakan Program MBG,” kata Kombes Jeremias Rontini.

Polres Nabire dan Polres Mimika menjadi wilayah percontohan.

Penentuan titik pelaksanaan akan melibatkan koordinasi antara Polsek dan Polres setempat. Sekolah sasaran adalah mereka yang masuk kategori wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Mimika – Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong mengungkapkan pemerintah daerah telah menggelar rapat evaluasi bersama berbagai pihak.

Di antaranya Badan Gizi Nasional Provinsi Papua Tengah, TNI-Polri, Kejaksaan Negeri Timika, dan Tim Penggerak PKK.