Ecozone

Mandiri Sekuritas Jadi Mitra Distribusi ST016, Penawaran Hingga 3 Juni 2026

85
×

Mandiri Sekuritas Jadi Mitra Distribusi ST016, Penawaran Hingga 3 Juni 2026

Sebarkan artikel ini
8dbbba5d7ef8f61b645cb91ce321a55b.jpg
8dbbba5d7ef8f61b645cb91ce321a55b.jpg

Jakarta – PT Mandiri Sekuritas resmi menawarkan instrumen investasi syariah Sukuk Tabungan (ST) seri ST016 kepada investor individu. Produk ini hadir sebagai opsi aset yang aman di tengah meningkatnya ketidakpastian kondisi geopolitik global.

Masa penawaran ST016 telah dibuka mulai 8 Mei hingga 3 Juni 2026. Produk ini menawarkan imbal hasil kompetitif berupa kupon sebesar 6,05% per tahun untuk tenor 2 tahun dan 6,25% per tahun untuk tenor 4 tahun. Pembayaran kupon pertama dijadwalkan pada 10 Juni 2026, yang akan terus dibayarkan setiap tanggal 10 tiap bulannya.

Direktur Retail Mandiri Sekuritas, Theodora Manik, menyatakan bahwa ST016 menjadi pilihan tepat bagi investor yang menginginkan keamanan aset sekaligus mematuhi prinsip syariah. Instrumen ini dirancang bebas dari unsur maysir, gharar, dan riba, sehingga dinilai memiliki profil risiko yang relatif rendah bagi berbagai kalangan investor.

“Investasi di ST016 dapat memperkuat fundamental portofolio di tengah lingkungan ekonomi yang sedang bergejolak,” ujar Theodora dalam keterangan resminya, Minggu (10/5/2026).

Terkait akses pembelian, ST016 dengan tenor 2 tahun (ST016T2) dapat dibeli mulai dari Rp1 juta hingga maksimal Rp5 miliar. Sementara itu, untuk tenor 4 tahun (ST016T4), investor dapat melakukan pemesanan mulai Rp1 juta hingga Rp10 miliar.

Masyarakat dapat melakukan pembelian secara mudah melalui aplikasi atau situs Growin’ milik Mandiri Sekuritas. Setelah melakukan registrasi dan log in, nasabah cukup memilih menu Bond lalu SBN, kemudian menentukan seri ST016 yang diinginkan. Proses pembayaran kemudian diselesaikan melalui bank persepsi di aplikasi Livin’ by Mandiri.

Mandiri Sekuritas berkomitmen untuk terus menyediakan berbagai produk obligasi pemerintah maupun swasta melalui platform digital yang adaptif. Pihaknya meyakini bahwa instrumen surat utang negara akan tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam merencanakan kebutuhan keuangan jangka panjang.