Manchester – Manchester United mulai memprioritaskan perombakan lini tengah sebagai langkah utama menyambut bursa transfer musim panas mendatang. Gelandang andalan Atalanta, Ederson, kini menjadi target utama Setan Merah untuk mengisi kekosongan yang akan ditinggalkan Casemiro.
Casemiro dijadwalkan akan meninggalkan Old Trafford setelah kontraknya berakhir pada musim 2025/2026. Kepergian pemain asal Brasil tersebut memaksa manajemen klub untuk bergerak cepat mencari sosok pengganti yang memiliki profil tangguh serta mampu menjaga keseimbangan permainan di sektor sentral.
Ederson dinilai sebagai kandidat paling ideal bagi Manchester United. Di usia 26 tahun, ia dianggap berada dalam fase puncak karier dengan rekam jejak konsisten selama memperkuat Atalanta. Sepanjang empat musim di Serie A, gelandang timnas Brasil ini telah mencatatkan 178 penampilan dan menunjukkan kemampuan bertahan serta visi bermain yang mumpuni.
Ketertarikan Ederson untuk merumput di Liga Inggris menjadi modal positif bagi United. Meski sempat menjalin komunikasi dengan Atletico Madrid di masa lalu, kesepakatan tersebut tidak berlanjut, sehingga membuka celah bagi klub asuhan Erik ten Hag untuk melakukan pendekatan serius.
Atalanta dikabarkan membanderol pemainnya tersebut di kisaran 40 juta euro. Angka tersebut dianggap masih masuk dalam skala anggaran belanja Manchester United yang memang berencana mendatangkan dua hingga tiga gelandang baru untuk meningkatkan kedalaman skuad.
Selain Ederson, klub juga memantau sejumlah nama lain seperti Elliot Anderson, Carlos Baleba, hingga Aurelien Tchouameni. Namun, profil Ederson dianggap sebagai opsi yang paling realistis dan terjangkau untuk memenuhi kebutuhan taktis tim musim depan.
Kehadiran Ederson diharapkan dapat memberikan stabilitas baru bagi lini tengah Manchester United. Gaya bermainnya yang dinamis dan kemampuannya membaca permainan dinilai sangat sesuai dengan tuntutan kompetisi Premier League yang mengedepankan kecepatan dan kekuatan fisik.
Saat ini, Manchester United harus bergerak sigap untuk mengamankan tanda tangan sang pemain. Langkah cepat diperlukan untuk mengantisipasi masuknya klub lain dalam perburuan pemain yang kontraknya bersama Atalanta akan berakhir pada 2027 tersebut.







