Bogor – Pelatih Timnas U-23 Mali, Fousseni Diawara, memastikan tim asuhannya akan tetap bermain serius saat menghadapi Indonesia dalam laga uji coba kedua. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, pada Selasa, 18 November 2025, pukul 20.00 WIB, meskipun Mali telah unggul 3-0 di pertemuan pertama.
Diawara menegaskan bahwa dalam dunia sepak bola tidak ada pertandingan yang mudah. Ia memuji Indonesia sebagai tim yang bagus dan menekankan pentingnya detail kecil dalam setiap laga. “Itulah mentalitas sepak bola Mali. Indonesia adalah tim yang bagus, kami yakin akan hal itu. Kami akan serius menghadapi pertandingan ini. Dalam sepak bola, detail-detail kecil itu penting,” ujar Diawara usai latihan tim di Lapangan A Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin, 17 November 2025.
Pelatih itu berencana melakukan rotasi pemain pada pertandingan kedua. Hal ini bertujuan untuk memberikan menit bermain kepada para pemain yang sebelumnya belum banyak tampil. Meski demikian, Diawara menjamin level permainan Mali akan tetap terjaga.
“Tujuannya adalah memainkan pertandingan yang bagus dan memberi kesempatan kepada pemain yang sebelumnya belum banyak bermain. Kami tahu kami akan menghadapi tim bagus yang kalah di laga pertama dan pasti ingin menang pada laga kedua. Jadi kami harus tetap fokus dan serius agar bisa memainkan pertandingan yang baik,” jelasnya.
Penyerang Mali, Sekou Doucore, yang menjadi pencetak gol pada pertemuan pertama, mengaku akan mewaspadai potensi kebangkitan Garuda Muda. Ia menilai Indonesia memiliki sejumlah pemain berkualitas, termasuk kapten Ivar Jenner. “Saya pikir tim Indonesia memiliki beberapa pemain yang sangat bagus. Namun memang benar bahwa kapten mereka tampil menonjol dalam pertandingan tersebut,” kata Doucore, pemain klub Liga Prancis FC Nantes itu.
Doucore menambahkan bahwa fokus tim tidak hanya pada satu pemain. “Meskipun dia pemain yang bagus, kami tidak akan fokus hanya pada dirinya. Ada banyak pemain bagus lainnya di tim tersebut, jadi kami akan fokus pada tim secara keseluruhan.”
Laga uji coba melawan Mali ini menjadi kesempatan terakhir bagi Timnas U-23 Indonesia sebelum mereka berlaga di ajang SEA Games 2025 di Thailand pada bulan depan.







