FeedSport

Lolos ke 16 Besar, Harry Kane Sebut Laga Kontra Kongo Berat

15
×

Lolos ke 16 Besar, Harry Kane Sebut Laga Kontra Kongo Berat

Sebarkan artikel ini
ae2df18bc58209196285bd52b8b27ce5.jpg
ae2df18bc58209196285bd52b8b27ce5.jpg

Jakarta – Tim nasional Inggris berhasil mengamankan tiket menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Republik Demokratik Kongo dengan skor tipis 2-1.

Pertandingan yang berlangsung pada Kamis, 2 Juli 2026 tersebut menjadi ujian mental bagi skuad asuhan Thomas Tuchel di fase gugur.

Inggris sempat berada dalam posisi tertekan setelah Republik Demokratik Kongo mencetak gol cepat melalui aksi Brian Cipenga pada menit ketujuh.

Situasi tersebut sempat memicu kekhawatiran publik Inggris akan potensi tersingkirnya tim mereka, menyusul langkah serupa yang dialami oleh tim unggulan lainnya seperti Jerman dan Belanda.

Sepanjang babak pertama hingga pertengahan babak kedua, Inggris mendominasi penguasaan bola namun kesulitan menembus pertahanan lawan.

Penjaga gawang Republik Demokratik Kongo, Lionel Mpasi, tampil impresif dengan melakukan serangkaian penyelamatan krusial yang menggagalkan upaya serangan The Three Lions.

Kebuntuan Inggris akhirnya pecah pada menit ke-75 melalui sundulan akurat Harry Kane yang memanfaatkan skema serangan terukur.

Tidak berhenti di situ, kapten tim nasional Inggris tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor empat menit menjelang waktu normal berakhir.

Brace yang dicetak Kane memastikan kemenangan 2-1 dan membawa Inggris melaju ke babak selanjutnya untuk menantang tuan rumah, Meksiko.

Harry Kane mengakui bahwa laga tersebut merupakan salah satu pertandingan paling berat yang pernah ia jalani selama gelaran Piala Dunia edisi ini.

Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap daya juang yang ditunjukkan oleh para pemain Republik Demokratik Kongo sepanjang laga.

“Sejujurnya, rasanya luar biasa. Pertandingan yang gila. Mereka tim yang tangguh dan setelah jeda pertama, kami jauh lebih baik. Kiper mereka juga melakukan beberapa penyelamatan yang luar biasa,” ujar Kane kepada BBC Sport, sebagaimana dikutip dari laman resmi FIFA.

Kane menambahkan bahwa keberhasilan Inggris hari ini merupakan hasil dari kesabaran tim dalam menanti momentum yang tepat untuk mencetak gol.

Menurutnya, setiap pemain dalam skuad Inggris telah dibekali pemahaman bahwa siapa pun bisa menjadi pahlawan di lapangan saat kesempatan muncul.

“Kami berbicara tentang orang-orang yang memiliki momen heroik dan itu bisa siapa saja. Hari ini saya,” ungkap pemain yang kini menjadi tumpuan utama lini serang Inggris tersebut.

Meskipun merasa puas dengan hasil akhir, Kane menyadari bahwa masih banyak aspek dalam permainan timnya yang perlu segera dibenahi.

Ia menegaskan bahwa dalam fase gugur seperti ini, hasil akhir jauh lebih penting dibandingkan penampilan yang sempurna di atas lapangan.

“Kami berbicara sepanjang pekan tentang menjadi diri kami sendiri. Tentu saja masih ada hal-hal yang perlu dikerjakan dan babak-babak ini hanya tentang melewatinya,” jelas Kane.

Eksistensi Inggris di turnamen ini kini bergantung pada kesiapan mereka menghadapi Meksiko di laga mendatang.

Kane menyatakan bahwa skuadnya siap berjuang habis-habisan demi menjaga asa meraih trofi juara dunia.

“Kami berada di bagian turnamen di mana Anda harus berjuang keras untuk meraih kemenangan, dan itulah yang telah kami lakukan hari ini,” tutupnya.