Berita

Keluarga Tolak Autopsi Jenazah Ayah Tiri Pembunuh Alvaro, Kasus Terus Bergulir

81
×

Keluarga Tolak Autopsi Jenazah Ayah Tiri Pembunuh Alvaro, Kasus Terus Bergulir

Sebarkan artikel ini
ee934c77284d9004ecaf732a6a3f19eb.jpg
ee934c77284d9004ecaf732a6a3f19eb.jpg

Tangerang – Jenazah Alex Iskandar, ayah tiri Alvaro Kiano Nugroho yang merupakan tersangka penculikan dan pembunuhan, telah dimakamkan di TPU Kedaung, Tangerang. Alex diketahui meninggal dunia akibat bunuh diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan pada Ahad, 23 November 2025.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Nicolas Ary Lilipaly mengonfirmasi pemakaman tersebut pada Selasa, 25 November 2025. Ia menambahkan, pihak keluarga menolak melakukan autopsi terhadap jasad Alex.

Jenazah Alex diambil oleh pihak keluarga dan langsung dikebumikan pada Minggu malam itu juga, tak lama setelah kejadian.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto menjelaskan, Alex mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan celana panjang. Sebelumnya, penyidik telah memberikan Alex celana pendek karena tidak diperbolehkan mengenakan celana panjang.

Alex kemudian meminta celana panjang untuk mengganti celana pendek yang dia sebut sudah kotor. Celana panjang inilah yang digunakannya untuk gantung diri.

Saksi berinisial G, yang juga tengah diperiksa polisi, menjadi orang yang pertama kali mengetahui kejadian ini. Melalui bilah kaca di pintu, G melihat tersangka sudah dalam posisi gantung diri.

Kasus ini bermula dari hilangnya bocah Alvaro Kiano Nugroho selama kurang lebih delapan bulan. Alvaro dilaporkan hilang sejak Kamis, 6 Maret 2025.

Kakek korban, Tugimin (71), menduga Alvaro diculik oleh seorang pria yang mengaku sebagai ayahnya. Untuk mencari keberadaan Alvaro, polisi telah membentuk tim gabungan yang terdiri dari Unit Reskrim Polsek Pesanggrahan, Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, dan Resmob Polda Metro Jaya.