Berita

Kebakaran Gedung Terra Drone: Alarm Tak Berbunyi Saat Api Berkobar

101
×

Kebakaran Gedung Terra Drone: Alarm Tak Berbunyi Saat Api Berkobar

Sebarkan artikel ini
46195f2010eb653ee935d0bf8d06bd12.jpg
46195f2010eb653ee935d0bf8d06bd12.jpg

Jakarta – Sebuah kebakaran hebat melanda gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa, 9 Desember 2025, menewaskan 22 orang. Insiden tragis ini menyeret Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia, Michael Wishnu Wardana, sebagai tersangka atas dugaan kelalaian fatal dalam standar keselamatan gedung.

Penyelidikan kepolisian mengungkap serangkaian pelanggaran standar keselamatan yang berpotensi menjadi penyebab tingginya jumlah korban jiwa. Gedung tersebut diduga kuat tidak dilengkapi sistem alarm kebakaran, jalur evakuasi, pintu darurat, sensor asap, hingga sistem proteksi kebakaran yang memadai. Bahkan, bangunan yang tertutup kaca itu juga tidak memiliki alat pemecah kaca untuk kondisi darurat.

Kapolres Jakarta Pusat, Komisaris Besar Susatyo Purnomo Condro, mengungkapkan bahwa api pertama kali muncul akibat empat tumpuk baterai rusak yang terjatuh di lantai satu. “Menurut keterangan saksi, sejak baterai itu jatuh kemudian timbul percikan api,” kata Susatyo pada Jumat, 12 Desember 2025.

Percikan api tersebut dengan cepat menyambar baterai-baterai lain yang disimpan dalam gudang yang sama di lantai satu. Susatyo menambahkan, perusahaan menyimpan banyak baterai tanpa pemisahan yang jelas antara yang rusak dan yang masih layak pakai. “Tidak ada pemisahan antara baterai rusak, baterai bekas, maupun baterai yang sehat,” ujarnya.

Kondisi penyimpanan yang semrawut semakin diperparah dengan keberadaan genset di ruangan yang sama dengan tumpukan baterai. Keberadaan genset ini diduga memicu peningkatan suhu ruangan, menciptakan lingkungan yang sangat berisiko dan rentan terbakar.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Roby Heri Saputra, mengonfirmasi ketiadaan alarm yang berbunyi saat api mulai melahap bangunan. “Tidak ada sistem alarm,” tegas Roby. Ketika api mulai menjalar dari lantai bawah, beberapa karyawan berupaya memperingatkan rekan-rekan mereka di lantai dua.

Atas dasar temuan kelalaian serius ini, kepolisian akhirnya menetapkan Michael Wishnu Wardana sebagai tersangka. “Ada kelalaian,” ucap Susatyo. Kebakaran yang dilaporkan warga sekitar pukul 12.43 WIB itu berhasil dipadamkan pada pukul 15.00 WIB, dengan proses evakuasi korban berlangsung hingga pukul 17.00 WIB.

Vinicius Junior saat berlaga di lapangan hijau dalam balutan seragam Real Madrid.
Berita

Ringkasan Berita: Arsenal dikabarkan telah mencapai kesepakatan awal dengan agen Vinicius, meski transfer masih bergantung pada keputusan sang pemain dan negosiasi dengan Real Madrid. Real Madrid mematok harga lebih dari 160 juta euro untuk melepasnya, sementara negosiasi kontrak baru masih buntu karena perbedaan soal hak citra dan nilai kontrak. Vinicius memiliki 3 opsi: perpanjang kontrak dengan Real Madrid, menerima tawaran pindah ke klub…