Garut – Kapolsek Pakenjeng, Iptu Muslih Hidayat, melumpuhkan seorang preman di Kecamatan Pakenjeng, Garut, Jawa Barat.
Tindakan tegas ini dilakukan karena preman tersebut melawan petugas.
Peristiwa bermula saat polisi menggelar pembagian makanan menjelang buka puasa, Jumat (13/3/2026).
Preman bernama Tio alias Tio Kobra menghampiri Kapolsek.
Ia menyampaikan keberatan atas penggerebekan teman-temannya dan melakukan pengancaman.
Kapolsek menjelaskan, aksi preman itu dipicu penggerebekan 10 hari sebelumnya.
Saat itu, polisi mendapati sejumlah orang minum-minum dan merokok di area PLTM Pakenjeng.
Para pemuda yang tidak berpuasa itu kemudian diberi sanksi push-up sesuai Maklumat Bupati Garut.
Tindakan ini membuat Tio Kobra kesal dan mendatangi Kapolsek untuk mengonfirmasi.
“Saya tunjukan tindakan itu sudah sesuai aturan, namun tetap saja dai tidak paham lalu berbicara kasar, dan memaki saya,” ujar Kapolsek.
Karena tindakan preman itu sudah kelewatan dan mengancam membunuh, Kapolsek mengambil tindakan tegas.
Saat diamankan, preman tersebut melawan hingga terjadi perkelahian.
Polisi juga menyita sebilah golok kecil yang dibawanya.
Meski demikian, Kapolsek tidak melanjutkan proses hukum.
Pihak kepolisian hanya melakukan pembinaan sebagai peringatan.







