Agam – Banjir yang merendam SDN 18 Koto Tangah, Agam, Sumatera Barat, membuat Kapolsek Tilatang Kamang, IPDA Riko Kurniawan, turun tangan langsung memimpin pembersihan lumpur, Minggu (30/11).
Aksi cepat tanggap ini dilakukan setelah seluruh ruang kelas terendam banjir, menyebabkan kegiatan belajar mengajar terpaksa dihentikan sementara.
Gotong royong membersihkan sekolah yang terletak di Jorong Uba, Nagari Koto Tangah ini melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Wali Nagari Koto Tangah, Amrizal Gunawan, KUK Pendidikan Tilkam, Iskandar, kepala sekolah gugus IV, majelis guru, penjaga sekolah se-Tilatang Kamang, serta murid-murid bahu-membahu membersihkan sekolah.
Selama dua jam, lumpur dan air yang menggenangi seluruh ruangan sekolah berhasil dibersihkan.
Kepala SDN 18 Koto Tangah, Rosnelli, menyampaikan apresiasi atas bantuan semua pihak dan berharap aktivitas belajar mengajar dapat kembali normal pada Senin (1/12).







