Ecozone

Harga Emas Antam Turun ke Rp2,65 Juta, Galeri24 Tetap Stabil

5
×

Harga Emas Antam Turun ke Rp2,65 Juta, Galeri24 Tetap Stabil

Sebarkan artikel ini
dfc666759d99ab59bfa4848c5c052459.jpg
dfc666759d99ab59bfa4848c5c052459.jpg

Jakarta – Harga logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam mengalami koreksi signifikan pada perdagangan Rabu (24/6). Berdasarkan data yang dihimpun dari situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam terpantau turun sebesar Rp 18.000 menjadi Rp 2.655.000 per gram.

Penurunan harga emas batangan ini juga diikuti oleh nilai jual kembali atau buyback yang ditetapkan oleh perusahaan. Saat ini, harga buyback emas Antam berada di posisi Rp 2.372.000 per gram.

Perlu dicatat bahwa harga yang tertera berlaku untuk transaksi di Butik Emas Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta. Terdapat kemungkinan perbedaan harga di gerai penjualan emas Antam lainnya yang tersebar di berbagai wilayah.

Terkait aspek perpajakan, transaksi pembelian emas batangan saat ini mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48 Tahun 2023. Aturan tersebut menetapkan bahwa konsumen akhir dibebaskan dari kewajiban membayar Pajak Penghasilan (PPh) saat melakukan pembelian.

Meski demikian, pengusaha emas tetap memiliki kewajiban untuk memungut PPh Pasal 22. Besaran tarif yang berlaku saat ini adalah 0,25 persen dari harga jual, yang merupakan angka penurunan dari aturan sebelumnya sebesar 0,45 persen.

Adapun rincian harga emas batangan Antam per Rabu (24/6) adalah sebagai berikut:

1 gram: Rp 2.655.000

2 gram: Rp 5.250.000

3 gram: Rp 7.850.000

5 gram: Rp 13.050.000

10 gram: Rp 26.045.000

25 gram: Rp 64.987.000

50 gram: Rp 129.895.000

100 gram: Rp 259.712.000

250 gram: Rp 649.015.000

500 gram: Rp 1.297.820.000

1.000 gram: Rp 2.595.600.000

Sementara itu, pergerakan harga yang berbeda ditunjukkan oleh produk emas dari Galeri 24. Pada hari yang sama, harga emas di Galeri 24 terpantau stagnan atau tidak mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya.

Harga emas Galeri 24 saat ini berada di level Rp 2.658.000 per gram. Sementara untuk harga jual kembali atau buyback tercatat berada pada angka Rp 2.492.000 per gram.

Berikut adalah rincian harga emas di laman resmi Galeri 24 pada Rabu (24/6):

1 gram: Rp 2.658.000

2 gram: Rp 5.252.000

5 gram: Rp 13.032.000

10 gram: Rp 25.996.000

25 gram: Rp 64.639.000

50 gram: Rp 129.176.000

100 gram: Rp 258.224.000

250 gram: Rp 643.974.000

500 gram: Rp 1.287.947.000

1.000 gram: Rp 2.575.893.000

Perbedaan harga antara emas Antam dan Galeri 24 mencerminkan variasi kebijakan harga yang diterapkan oleh masing-masing entitas pengelola emas di pasar domestik. Para investor atau masyarakat yang berniat melakukan transaksi emas disarankan untuk selalu memantau perkembangan harga harian melalui situs resmi masing-masing penyedia sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian atau penjualan kembali.

03f093ba337f0281668c8257eb65de27.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – NEW YORK. Penyedia indeks global MSCI menyatakan akan memperpanjang peninjauan status Indonesia sebagai ekonomi emerging market (pasar negara berkembang) dan mungkin akan mempertimbangkan opsi termasuk klasifikasi ulang ke status frontier (perbatasan), jika kemajuan tidak mencukupi pada peninjauan November. Mengutip Reuters, Rabu (24/6/2026), penyedia indeks global tersebut mengisyaratkan kekhawatiran dari investor institusional…

12f5eb3d2d8a5cbb27252be810ea6c99.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan pelemahan pada perdagangan Selasa (23/6/2026). Koreksi ini menjadi penurunan hari kedua setelah indeks saham domestik mengawali pekan dengan tekanan. Mengacu data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, IHSG ditutup melemah 0,25% atau turun 15,35 poin ke level 6.101,33. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di zona merah dengan level terendah 5.993 dan sempat…

9aba3b1377e0995d5d4bda1ea4bac019.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID. Indeks S&P 500 dan Nasdaq jatuh ke level terendah dalam lebih dari sepekan pada perdagangan Selasa (23/6/2026) waktu AS. Penurunan ini dipicu oleh aksi jual massal (selloff) pada saham-saham semikonduktor seiring langkah investor mengantisipasi kebijakan bank sentral AS (The Fed) yang lebih ketat (hawkish), sekaligus mencermati tingginya belanja infrastruktur AI yang didanai melalui penarikan utang. Baca Juga: Surya Semesta…